BLITAR, beritablitar.com - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Blitar menggelar Kejuaraan Tenis Veteran Piala PELTI 2026 di Lapangan Tenis Kebonrojo, mulai Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (01/11/2026).
Ajang olahraga untuk peserta berusia minimal 40 tahun ini, diikuti sekitar 80 peserta dari kabupaten dan kota Blitar.
Ketua Pengkot PELTI Kota Blitar, Jarot Rudi Santoso menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membangun semangat berolahraga bagi warga usia lanjut sekaligus mempererat hubungan antar peserta.
“Kejuaraan ini untuk mengajak para peserta lanjut usia berkompetisi dengan penuh sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi antar‑warga,” jelas Jarot.
Jarot menyampaikan, penyelenggaraan kejuaraan ini sepenuhnya mengandalkan dana mandiri, tanpa bantuan anggaran dari pemerintah maupun KONI Kota Blitar. Meskipun begitu, panitia tetap menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang.
“Anggaran kegiatan ini mandiri, jadi dana kami kumpulkan sendiri. Juara I akan mendapat medali, piagam dan uang tunai Rp 1.500.000, juara II Rp 1.000.000, dan juara III Rp 500.000,” ujarnya.
Jarot juga melaporkan, bahwa tim tenis PELTI Kota Blitar saat ini sedang mengikuti kejuaraan undangan Mahkamah Agung di Universitas Negeri Yogjakarta, dan berhasil masuk ke babak delapan besar.
"Kami meminta doa dukungan masyarakat agar tim tersebut dapat meraih hasil maksimal," pungkasnya.
Ketua KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba melalui Sugeng Praptono dari Bidang Organisasi, memberikan apresiasi kepada panitia PELTI atas semangat menyelenggarakan kejuaraan meskipun tanpa dukungan dana dari pihak berwenang.
“Kami dari KONI mengapresiasi panitia Kota Blitar yang telah rela berkorban dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan olahraga tenis,” kata Sugeng Praptono.
Menurut Sugeng, pertandingan veteran ini bukan hanya ajang bertanding bagi peserta senior, melainkan juga pemicu semangat bagi atlet muda tenis untuk meningkatkan frekuensi latihan mereka.
“Ajang ini menjadi penyemangat para petenis muda agar semangat berlatih, selain sebagai wadah silaturahmi bagi para senior,” tambahnya.
Sugeng berharap ke depannya kejuaraan serupa dapat diadakan lebih sering, tidak hanya setahun sekali melainkan dua kali dalam setahun guna mendorong perkembangan olahraga tenis di Kota Blitar. (jr)