PACITAN, beritablitar.com - Musim kemarau panjang yang berlangsung sejak September telah membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Pacitan mengalami krisis air bersih. Kecamatan Donorojo dan Pringkuku menjadi dua wilayah yang paling terdampak, di mana banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan air minum dan kebersihan sehari‑hari.

Menanggapi kondisi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pacitan melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN menyalurkan bantuan tanggap bencana berupa tujuh truk tangki air bersih dengan total volume 35.000 liter, Jumat (30/10/2026).

Penyaluran bantuan ditujukan untuk tujuh titik lokasi yang masuk zona kekeringan kritis berdasarkan data BPBD Pacitan. Titik tersebut meliputi Dusun Pudak, Dusun Bedali, Desa Gedompol, Dusun Kenteng Desa Donorojo di Kecamatan Donorojo, serta Dusun Pelem Desa Dadapan di Kecamatan Pringkuku.

Pemimpin Cabang BRI Pacitan, Setyo Eddy Moelyono menjelaskan, bantuan ini berasal dari himpunan zakat dan infak para pekerja BRI yang dikelola oleh YBM BRILiaN.

“Alhamdulillah, ini adalah amanah dari zakat dan infak para pekerja BRI yang dihimpun melalui YBM BRILiaN. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan dan menjadi berkah untuk semua,” kata Setyo Eddy.

Setyo menambahkan, penyaluran dilaksanakan secara bertahap dengan berkoordinasi bersama BPBD Pacitan, pemerintah desa, dan relawan setempat.

"Setiap truk tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih disalurkan langsung ke tandon‑tandon milik warga dan masjid agar dapat segera dimanfaatkan," imbuhnya.

Selain mendistribusikan bantuan air bersih, tim YBM BRILiaN juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya konservasi air dan cara menjaga kelestarian sumber mata air selama musim kemarau.

Salah satu warga Desa Gedompol, Kecamatan Donorojo, menyampaikan rasa lega sekaligus terima kasih atas bantuan yang diterima.

“Sudah hampir dua bulan sumur kami kering, terima kasih banyak untuk BRI dan YBM BRILiaN,” ujar warga.

Setyo Eddy menandaskan, kehadiran program sosial ini merupakan bukti kepedulian BRI yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga ikut menangani masalah sosial‑kemanusiaan di wilayah operasionalnya.

Pihak BRI juga menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di Pacitan dan bersiap menambah bantuan jika dibutuhkan sesuai data pemantauan BPBD. (jr)