BLITAR, beritablitar.com - Seorang pejalan kaki lansia berusia 71 tahun asal Kecamatan Wlingi meninggal dunia setelah ditabrak kendaraan pick‑up berwarna hitam yang belum teridentifikasi di Jalan Sudanco Supriadi, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (27/10/2026) pukul 19.10 WIB.
Kecelakaan ini terjadi ketika kendaraan roda empat pick‑up berwarna hitam yang nomor polisi dan identitas pengendaranya belum diketahui melaju dari arah Barat ke Timur. Saat bersamaan, korban berinisial P sedang menyeberang jalan dari arah utara menuju selatan.
“Berdasarkan pemeriksaan awal, kendaraan tersebut diduga dikemudikan dengan kurang konsentrasi dan tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki sehingga menyebabkan benturan keras,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Riena Kusmarlandi Putri.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian mendapati korban mengalami luka parah pada bagian kepala, tangan, dan kaki serta sudah tidak sadarkan diri.
"Tim medis yang dikerahkan ke tempat kejadian memastikan korban meninggal dunia di lokasi," jelasnya.
Hingga saat ini, identitas pengemudi beserta kendaraan pick‑up berwarna hitam tersebut belum berhasil diungkap dan masih dalam tahap penelusuran pihak kepolisian.
“Kami sedang melakukan pelacakan terhadap kendaraan dan pengemudi yang terlibat kasus tabrak‑lari ini. Kami juga meminta bantuan masyarakat yang melihat kejadian atau mengetahui informasi terkait kendaraan tersebut untuk segera melapor ke Polres Blitar Kota,” jelas Kasat Lantas Polres Blitar Kota.
Penyelidikan awal menetapkan kurangnya konsentrasi pengemudi dan tidak memberi prioritas bagi pejalan kaki sebagai dugaan utama penyebab kecelakaan tersebut. Pihak kepolisian belum menutup kemungkinan adanya faktor lain yang masih diperiksa lebih lanjut.
Kasat Lantas juga mengingatkan seluruh pengemudi agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada malam hari, terutama di wilayah perkotaan yang banyak dilalui pejalan kaki.
“Saat malam hari jarak pandang menjadi terbatas, maka pengemudi diharapkan memperlambat laju kendaraan dan selalu memprioritaskan keselamatan pejalan kaki yang sedang menyeberang jalan,” pungkasnya. (jr)