BLITAR, beritablitar.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Nasdem, Nurhadi menghadiri puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 berupa kegiatan jalan sehat yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ponggok di Lapangan Kebonduren, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini merupakan penutup rangkaian peringatan yang berlangsung selama satu pekan penuh.
Selama sepekan, MWCNU Ponggok telah menyelenggarakan beragam aktivitas, mulai dari bazar usaha, pertunjukan musik islami, penampilan budaya, hingga pertandingan olahraga. Pada puncak acara (jalan sehat), Nurhadi memberikan kejutan berupa satu ekor sapi sebagai hadiah utama untuk memeriahkan jalan sehat yang diikuti warga setempat.
“Saya hari ini bisa membersamai rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan oleh MWCNU Ponggok beserta para banom. Jalan sehat hari ini adalah puncak dari seminggu kegiatan yang ada di lapangan Kebonduran,” kata Nurhadi.
Lebih lanjut Nurhadi menjelaskan, peringatan Hari Santri di Kecamatan Ponggok tidak hanya berisi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak perekonomian masyarakat sekitar.
“Ada bazar, ada kegiatan‑kegiatan musik islami, budaya, tadi malam ada kegiatan olahraga 'saduk jotos'. Dan Alhamdulillah hari ini puncaknya jalan sehat. Dan untuk menambah kemeriahan semarak kegiatan jalan sehat hari Santri Nasional ini sengaja saya memberi kejutan hadiah utama yaitu satu ekor sapi,” ujarnya.
Menurut Nurhadi, kehadiran ormas NU di tengah masyarakat tidak terbatas pada dakwah dan pengajian saja, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan. Ia memperkirakan perputaran uang selama rangkaian kegiatan ini mencapai miliaran rupiah dari ratusan pelaku usaha mikro dan kecil yang berpartisipasi dalam bazar.
“Harapannya dengan kegiatan hari santri yang cukup meriah selama seminggu penuh di wilayah kecamatan Ponggok ini, membuktikan bahwa NU hadir tidak hanya terkait dengan program‑program dakwah, program ngaji, kemudian kegiatan‑kegiatan keagamaan yang lain, tapi NU hadir nyata di tengah‑tengah masyarakat ikut menggerakkan roda ekonomi, di mana ini saya yakin miliaran rupiah uang berputar karena ada ratusan outlet, ratusan pelaku usaha kecil dan mikro, serta juga menghadirkan para pelaku seni dan budaya dan lain sebagainya,” jelasnya.
Anggota DPR RI ini menambahkan, para pelaku usaha mikro membutuhkan tempat untuk memamerkan dan menjual hasil produksi mereka, yang mana bazar dalam peringatan Hari Santri menjadi wadah yang tepat.
“Kita sangat berharap ke depan ini tidak hanya NU di Ponggok saja, tapi MWCNU di kecamatan se‑Kabupaten Blitar ini juga bergerak. Sehingga UMKM merasa terbantu. Karena UMKM ini sebenarnya butuh display, butuh hasil produksi mereka itu dijajakan alias ditampilkan. Nah, di situlah rupiah datang, pembeli datang,” ujarnya.
Nurhadi menilai perpaduan kegiatan keagamaan dan ekonomi kerakyatan dalam peringatan tersebut berjalan sukses dan patut dicontoh oleh wilayah lain di Kabupaten Blitar. Nasdem juga menyatakan siap mendukung penyelenggaraan kegiatan serupa agar lebih meriah dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Jadi Alhamdulillah kegiatan yang agamis, religius dipadu dengan kegiatan kerakyatan sangat sukses dan ini bisa dicontoh di kecamatan‑kecamatan lain,” pungkas Nurhadi. (jr)