Beranda blog

Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama di lataran Makam Bung Karno

BERITABLITAR.COM – Peringatan Haul Bung Karno yang ke-49 diawali dengan ritual keagamaan di halaman makam Bung Karno, Kamis (20/6/2019) pagi. Ritual keagamaan ini dimulai dengan semaan Al Quran, dilanjutkan dengan doa lintas agama. 

Puluhan umat lintas agama secara bergantian berdoa tepat di halaman depan pusara Bung Karno. Doa bersama dimulai umat Islam, dilanjutkan oleh umat Khatolik, Kristen, Hindu, dan Budha.

Ketua Panitia Pelaksana Haul Bung Karno ke 59, Heru Santoso mengatakan, panitia penyelenggara melibatkan umat lintas agama untuk mendoakan Bung Karno dengan cara agama dan kepercayaannya masing-masing.

“Kami melibatkan umat lintas agama. Mereka berdoa secara bergantian di pelataran makam Bung Karno,” kata Heru Santoso, Kamis (20/6/2019).

Pantauan di lokasi, usai doa bersama, umat lintas agama ini kemudian menaburkan bungan di pusara Bung Karno. Suasana nampak sejuk dan damai ketika para umat berbeda keyakinan ini bersama-sama melakukan tabur bunga. (Fajar AT)

BNN Kabupaten Blitar Optimalkan Peran Serta Masyarakat Wujudkan Desa Bersinar

BERITABLITAR.COM – Untuk mengantisipasi dan mencegah peredaran narkoba di tingkat desa, Badan Nasional Narkotika (BNN)  Kabupaten Blitar menggelar pembekalan kepada para Perangkat Desa, Kegiatan yang digelar di Hotel Puri Perdana, Kamis (18/7/2019) ini untuk mewujudkan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) di Kabupaten Blitar.

Kepala BNN Kabupaten Blitar, AKBP Agustianto mengatakan, sengaja menggandeng dan merangkul para pejabat dan juga Perangkat Desa, karena mereka yang yang paling mengetahui situasi dan kondisi desanya masing-masing. Selain itu, BNN tidak mau di tingkat pedesaan menjadi tempat transaksi narkoba.

Agus menyebut, kerawanan suatu wilayah tergantung pada jumlah masyarakat. Di mana setiap ada masyarakat pasti ada kegiatan mengarah ke tindak pidana.

“Guna mencegah masuknya narkoba, kami mengoptimalkan peran dari perangkat desa, karena mereka yang paling mengetahui situasi dan kondisi desanya masing-masing,” kata Agustianto, Kamis (18/7/2019).

Rata-rata para perangkat desa yang juga menjadi pegiat anti narkoba ini masih kebingungan, jika di desanya ada warga yang terindikasi atau terkontaminasi narkoba.

“Mohon dijelaskan oleh BNN kami harus berbuat apa, jika di desa kami ada warga yang terindikasi sebagai pemakai dan pengguna narkoba. Karena di desa kami ada kejadian ada pengguna dan meninggal karena narkoba. Untuk melaporkannya kami juga takut.”t tanya Bandiono,salah-satu perangkat Desa PanggungRejo.

Menjawab pertanyaan tersebut, Agustianto menjelaskan, BNN akan melindungi narasumber atau pelapor, karena hal tersebut dilindungi oleh Undang-Undang. Selain itu, pihak
BNN juga akan merahasiakan narasumber yang melapor ke BNN.

“Hukumnya Fardhu ain bagi kami untuk melindungi nara sumber. 

Kami akan berikan pemahaman kepada para perangkat Desa, agar mampu bertindak jika di desanya ada pengguna atau terindikasi menggunakan narkoba. Dan kami akan melindungi narasumber,,” pungkas Kepala BNN Kabupaten Blitar. (Fajar AT)

Main Judi Kakek di Blitar Diciduk Polisi

BERITABLITAR..COM – Lamirin, kakek 67 tahun diamankan anggota Satreskrim Polres Blitar. Warga dusun Sidorejo Desa Sidorejo Kecamatan Doko Kabupaten Blitar ini digrebek polisi di sebuah kebun belakang rumah milik Besur, warga dusun Pratang Desa Doko Kecamatan Doko, Senin (15/7/2019) sekitar pukul 17.00 WIB. Lamirin ditangkap lantaran telah melakukan perjudian jenis dadu dan dia berperan sebagai bandarnya.

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Efendi mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika anggota Subnit judi pada Minggu (14/7/2019) mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Kebun belakang rumah milik Besur yang terletak di dusun Pratang Deaa Doko Kecamatan Doko sering dilakukan kegiatan judi jenis Dadu.

“Setelah mendapat informasi kita langsung melakukan penyelidikan.  Dan pada hari Senin tanggal 15 Juli 2019 sekitar pukul 17.00 WIB anggota melakukan penggerebekan serta melakukan penangkapan,” kata AKP Sodik Efendi, Rabu (18/6/2019).

Lebih lanjut Sodik menyampaikan, barang bukti yang disita polisi diantaranya, 1 buah beberan dadu, 1 buah komplong, dan 3 buah dadu serta uang tunai Rp. 155 ribu.

“Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan saksi- saksi dan pelaku dan menyita barang bukti,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, Lamirin terancam pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 10 juta. (Fajar AT)

Satukan Tujuan, Torpedo AG Raya Gelar Kopdar

BERITABLITAR.COM – Ratusan driver online yang tergabung dalam Toleransi Pengemudi Online (Torpedo) AG Raya menggelar Kopi Darat (Kopdar), Selasa (16/7/2019). Kegiatan yang digelar di salah satu kafe lesehan di Kota Blitar ini, bertujuan selain mempererat silaturohmi juga untuk menyamakan visi dan Misi para driver online yang tergabung dalam Torpedo AG Raya.

Wakil Ketua Torpedo AG Raya, Pungky Rudianto mengatakan, Torpedo AG Raya memiliki misi untuk mewadahi para anggota driver online, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berda di Blitar khususnya dan AG Raya pada umumnya.

“Misi kita adalah menampung, memvasilitasi, sekaligus mencoba mencari solusi permasalahan atau problem di lapangan yang dialami para driver online yang ada di AG Raya,” kata Pungky Rudianto.

Lebih lanjut salah satu pendiri Torpedo AG Raya ini menyampaikan, bahwa di Torpedo AG Raya ini lebih menekankan rasa solideritas, toleransi antar sesama driver di Blitar Raya maupun AG Raya.

“Rasa solideritas dan toleransi ini tidak hanya untuk rekan driver online saja. Namun juga saling menghormati kepada para pelaku transportasi seperti rekan pengemudi becak, ojek pangkalan maupun pengemudi transportasi konvensional lainnya,”, jelas Pungky.

Pungky mengaku, pihaknya juga telah melakukan pendekatan dan membuat suatu kesepakatan bersama dengan pengemudi konvensional, agar tidak teradi gesekan-gesekan di lapangan.

“Telah kita sepakati adanya suatu zona-zona yang harus ditaati oleh para anggota kita. Karena itu kita mempunyai kesepakatan bersama tentang zona-zona terlarang untuk menaikan pengguna jasa kita,” ujarnya.

Ditambahkan Pungky, karena pengguna jasa taxi online tujuannya tidak hanya di Blitar Raya saja, maka Torpedo mencoba merangkul para driver online yang ada di Kota tetangga seperti Tulungagung, Kediri, Malang dan beberapa wilayah lainnya, dan namanya menjadi Torpedo AG Raya.

Pungky menandaskan, Torpedo AG Raya ini terbentuk awalnya hanya pada pengemudi online roda empat (R4), namun seiring dengan berjalannya waktu Torpedo juga mewadahi beberapa driver online roda dua (R2).

“Torpedo AG Raya memang masih perlu banyak berbenah, karena itu kita sangat terbuka dengan adanya usul, saran maupun kritik dari para anggota maupun dari pihak lainnya,” tandasnya.

Menurut Pungky, anggota Torpedo AG Raya tidak hanya dari satu aplikator saja, namun juga mewadahi anggota yang tergabung dalam aplikator lainnya seperti Grab, Smart Ride, Get Indonesia, Go Car, Heloo Jek, dan lainnya.

“Alhamdulillah sampai saat ini anggota kita terdiri dari 47 anggota untuk R2 dan 210 anggota untuk R4,” pungkas Wakil Ketua Torpedo AG Raya.

Untuk diketahui kominitas driver online Torpedo AG Raya yang dikomandani Tommy ini, didirikan pada 1 April 2019 di Blitar. Komunitas ini memiliki misi untuk mewadahi para anggota driver online, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) yang berada di Blitar khususnya dan AG Raya pada umumnya. (Fajar AT)

Bupati Blitar Berangkatkan 866 Calon Jemaah Haji

BERITABLITAR.COM- Bupati Blitar, Rijanto didampingi Kepala Kemenag Kabupaten Blitar, Kapolrer Blitar, Komandan Kodim, Komandan Batalyon 511, serta seluruh Kepala OPD se-Kabupaten Blitar melepas 866 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Blitar. Mereka diberangkatkan dari Pendopo Sasana Adhi Praja Kanigoro, menuju asrama haji Sukolilo Surabaya, Selasa (16/7/2019).

Usai memberangkatkan CJH, Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM turut mendoakan seluruh calon jamaah haji agar selamat sampai tempat tujuan, serta dapat menjalankan rukun dan sunah haji dengan baik.

“Saya doakan semoga perjalanan lancar, selamat sampai tujuan. Dan nantinya bisa jadi haji mabrur dan mabruroh,” kata Rijanto, Selasa (16/7/2019).

Lebih lanjut Bupati berpesan kepada seluruh Calon Jamaah Haji agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beribadah. Meski cuaca disana sangat panas, namun diharapkan calon jamaah haji tidak malas untuk beribadah.

“Calon jamaah haji kan sudah lama mengumpulkan biaya untuk melakukan ibadah haji. Jadi disana harus benar-benar dimanfaatkan untuk beribadah. Bisa mendoakan putra putinya menjadi anak yang sholeh. Selain itu, saya juga minta didoakan agar sehat dan bisa menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Kabupaten Blitar, Suhadi menjelaskan, calon jamaah haji asal Kabupaten Blitar terbagi tiga kloter. Pertama kloter 12 sebanyak 13 orang sudah berangkat sejak 10 Juli 2019 lalu. Kemudian kloter 31 sebanyak 445 orang, dan kloter 32 sebanyak 421 orang.

“Kalau total calon jamaah haji ada 889 orang. Namun tiga orang tunda keberangkatan karena menunggu mahrom, dan tujuh orang meninggal dunia. Sementara untuk pemberangkatan kali ini berjumlah 866 orang. Ada 22 bus yang disediakan, 20 bus untuk para jamaah, dan dua bus sebagai cadangan,” jelas Suhadi. (Fajar AT/hms)

Ketahuan Miliki WIL, Seorang Suami Aniaya Istri Hingga Babak Belur

BERITABLITAR.COM – Diduga ketahuan memiliki Wanita Idaman Lain (WIL), NS (37), warga Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar menganiaya istrinya IM (34) hingga menderita luka lebam di wajahnya. Akibat perbuatannya NS harus mempertanggung jawabkan di depan petugas kepolisian.

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Efendi mengatakan, peristiwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) itu terjadi, Kamis (11/7/2019) lalu. Korban dipukul di bagian wajah sebanyak empat kali. Bahkan pelaku juga sempat mencekik leher korban.

“Pelaku memukul istrinya dengan tangan kosong di bagian wajah. Hingga membuat wajah korban lebam dan harus menjalani perawatan di rumah sakit,” kata Sodik Efendi, Selasa (16/7/2019).

Lebih lanjut Sodik menyampaikan, berdasarkan keterangan korban dan pelaku, perbuatan KDRT ini sudah berulang kali dilakukan. Pemicunya, sang suami marah karena ketahuan memiliki Wanita Idaman Lain (WIL).

“Pemicu kejadian ini, lantaran istri cemburu, karena suami terindikasi memiliki WIL,” imbuhnya.

Saat ini NS ditahan di Mapolres Blitar untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Akibat perbuatannya, NS diancam dengan pasal 44 ayat 1 UU RI nomer 23 tahun 2004 tentang KDRT dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (Fajar AT)

Kapolres Blitar Kota Jadi Inspektur Upacara Di SMA Negeri 1 Blitar

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Blitar,

BERITABLITAR.COM – Di Kota Blitar, di hari pertama masuk sekolah ada yang berbeda. Pasalnya seluruh pejabat utama Polres Blitar Kota dan Kapolsek terjun ke sekolah-sekolah SMP dan SMA di Kota Blitar untuk menjadi inspektur upacara, Senin (15/7/2019). Pada kesempatan itu polisi juga membagikan helm kepada siswa baru yang sedang melaksanakan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar terlihat menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Blitar, sementara Kasatreskrim AKP Heri Sugiono menjadi inspektur upacara di SMK Islam Blitar.        

Dalam amanatnya AKBP Adewira Negara Siregar mengatakan, PJU dan Kapolsek terjun ke sekolah untuk memberikan pesan kepolisian, seperti himbauan tertib berlalu lintas.

“Tujuanya kami ingin lebih dekat dengan anak-anak milenial serta menyampaikan pesan-pesan kepolisian seperti himbauan tertib berlalu lintas kepada siswa-siswi baru yang sedang mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS),” kata AKBP Adewira Negara Siregar.

Lebih lanjut Adewira menyampaikan, terlebih di hari pertama masuk sekolah arus lalulintas saat berangkat dan pulang sekolah akan kembali ramai. Untuk itu perlu himbauan agar semua tertib berlalulintas.

“Satlantas Polres Blitar kota memberikan pengawalan dan pengamanan kepada pelajar khususnya yang mengunakan sepedah motor agar Tertip berlalu lintas. Himbauan seperti ini supaya para pengendara tertip dan mematui saat berlalu lintas,” tandas Kapolres Blitar Kota. (Fajar AT)

Belasan Ribu Goweser Ramaikan Bhayangkara Fun Bike Colour Fest

Bupati Blitar, Rijanto bersama Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M Ridha mengikuti Bhayangkara Fun Bike Colour Fest

BERITABLITAR.COM – Memperingati Hari Ulang ahun (HUT) Bhayangkara ke 73, Polres Blitar menggelar Fun Bike Colour Fest, Minggu (14/7/2019). Fun Bike yang diberangkatkan dan Finish di Taman Kota Wlingi Kabupaten Blitar ini diikuti belasa ribu goweser yang datang dari berbagai daerah, seperti Blitar, Tulungagung, Kediri Malang hingga Surabaya. Selain diikuti Bupati Blitar, Kapolres Blitar serta berbagai komunitas sepedah ontel, Fun Bike ini juga diikuti Danyon 511, Kepala BNN Kabupaten Blitar dan para pejabat lainnya.

Ketua pelaksana yang juga Kasat lantas Polres Blitar, AKP Amirul Hakim mengatakan, sebanyak 12 ribu tiket yang disediakan panitia ludes terjual.
“Sebanyak 12 ribu tiket ludes terjual. Banyak peserta yang tidak kebagian tiket, namun tetap mengikuti kegiatan ini sampai finish,” kata AKP Amirul Hakim, Minggu (14/7/2019).

Lebih lanjut Amirul meyampaikan, Fun Bike ini dibagi dua jalur yaitu jalur pendek dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer dan jalur panjang dengan jarak tempuh 25 kilometer. Panitia juga menyiapkan ratusan hadiah diantaranya televisi, kipas angin, dispenser, 10 sepeda gunung, dan lain-lain.

“Kita juga siapkan hadiah utama 2 unit sepededa motor dan grand prize 1 unit mobil Ayla,” jelas Kasat Lantas Polres Blitar.

Sementara Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M Ridha mengatakan, bahwa kegiatan ini, selain berolah raga, juga memperekat hubungan Polri khususnya jajaran Polres Blitar dengan masyarakat. Selain itu juga melihat secara langsung pelosok wilayah Kabupaten Blitar.

“Dengan bersepeda, tentunya selain sehat, kita bisa melihat wilayah Kabupaten Blitar yang ada di pelosok secara dekat. Dan yang kalah penting kita bisa saling mengenal,” ujar Kapolres Blitar. (Fajar AT)

Bupati Blitar Buka TMMD di Karangbendo Ponggok

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM membuka program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 105 di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM – Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) merupakan program Mabes TNI untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian masyarakat di pedesaan. Upacara pembukaan TMMD ke-105 Tahun 2019 ini, dilakukan secara serentak se-Jawa Timur, Kamis (11/07/2019). Ada lima daerah yang menerima program TMMD tahun 2019 yaitu Trenggalek, Bojonegoro, Banyuwangi, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Ponorogo.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM memimpin langsung upacara pembukaan program TMMD di Kabupaten Blitar, yang dilakukan di lapangan Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok. Dimana tema TMMD tahun ini adalah “Bersama TMMD Membangun Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Pasca upacara pembukaan TMMD ke 105 ini, Bupati Blitar, Dandim 0808, Kapolres Blitar Kota, Kepala BNK Kabupaten Blitar beserta rombongan langsung meninjau lokasi bakti sosial.

Di lokasi nampak anggota Kodim 0808 Blitar melakukan bakti sosial bergotong-royong bersama Polri dan masyarakat membangun infrastruktur fisik maupun non fisik selama 30 hari kedepan. Kegiatan TMMD di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok ini meliputi pembangunan jembatan, perbaikan tempat-tempat ibadah, bedah rumah dan juga perbaikan jalan-raya.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM ditemui usai membuka TMMD mengatakan, program TMMD ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Karena dengan adanya TMMD ini, pihak desa dalam melakukan pembangunan akan semakin cepat.

“Alhamdulillah tahun ini mendapatkan TMMD lagi, dan kali ini sasarannya di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok. Kami menyambut baik kegiatan ini karena tahu persis dengan kehadiran TMMD desa dalam melaksanakan pembangunan akan semakin cepat,” kata Rijanto, Kamis (11/7/2019).

Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, ada beberapa titik pada TMMD ini, diantaranya pembenahan jalan dari tanah menjadi makadam, pembangunan jembatan, perbaikan mushola dan masjid, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan jambanisasi. Selain itu, ada juga kegiatan non fisik, sifatnya sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat, baik dari dinas terkait seperti Dinkes, Dinas peternakan, Dinas  Pertanian, BNN, maupun Dinas Sosial.

“Kita usulkan Desa Karangbendo agar mendapat prioritas program TMMD. Karena memang desa ini agak tertinggal dari desa lain yang ada di Kabupaten Blitar,” tandas Bupati Blitar.

Sementara Komandan Kodim 0808/Blitar, Letkol Inf Kris Bianto mengatakan, sesuai target 30 hari, TMMD di Desa Karangbendo ini harus selesai pada 8 Agustus 2019 mendatang.

“Personil yang diterjunkan untuk melaksanakan kegiatan ini sebanyak 150 personel, baik dari TNI, Polri, maupun Pemda, ditambah personel dari masyarakat sebanyak 150 orang,” kata Letkol Inf Kris Bianto.

Dandim 0808 Blitar menambhakan, sasaran fisik diantaranya, perbaikan jalan sepanjang 2,7 kilometer, pembangunan jembatan, perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 15 unit, perbaikan masjid sebanyak 2 unit, perbaikan RTLH 15 unit, jambanisasi sekitar 20 unit, serta pos kampling. Kegiatan non fisik juga akan dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disana. Non fisik kita akan melakukan penyuluhan mulai Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, penyuluhan anti narkoba, setiap hari kita ada kegiatan.

“Tanggal 8 Agustus kegiatan ini harus sudah selesai karena sudah ditetapkan oleh pimpinan TNI angkatan darat, maka dari itu kita bersama masyarakat untuk menyelesaikan tugas- tugas ini,” pungkasnya. (Fajar AT/hms)

Plt Wali Kota Blitar Paparkan Potensi Wisata

Plt Wali Kota Blitar, Santoso memberikan indermata kepada koordinator Organisasi Wanita Wilayah Kabupaten Malang, Sri Mulyani Beni Sampirwanto.

BERITABLITAR.COM – Pertemuan rutin triwulan Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, GOW, Perwosi dan K3S se Bakorwil Malang digelar di Balai Kota Kusumo Wicitro, Kamis (11/7/2019). Kali ini Kota Blitar dipercaya menjadi tuan rumah. Hadir dalam pertemuan ini, perwakilan TP PKK dari 9 Kabupaten/Kota se Bakorwil Malang.

Dalam kesempatan ini, Plt Wali Kota Blitar, Santoso memaparkan potensi wisata yang dimiliki Kota Blitar. Santoso menandaskan, meski tidak memiliki kekayaan wisata alam, namun dengan potensi yang ada seperti Makam Bung Karno, membuat Kota Blitar dikenal baik secara nasional maupun internasional. Dengan kondisi tersebut, Pemkot Blitar akan memaksimalkan pengelolaan potensi yang sudah ada semaksimal mungkin.

“Kita memang tidak dikaruniai wisata alam. Namun yang sangat membanggakan bagi kami adalah adanya Makam Bung Karno. Untuk itulah sebisa mungkin Pemkot Blitar mengelola potensi itu semaksimal mungkin,” kata Santoso, Kamis (11/7/2019).

Lebih lanjut Santoso menyampaikan, dengan menjadi tuan rumah kegiatan rutin ini, diharapkan ke depan akan lebih mengenalkan potensi Kota Blitar ke daerah-daerah terdekat yang masuk  wilayah kerja Bakorwil Malang.

“Kami telah menyiapkan tiga bus untuk ibu-ibu agar nanti bisa mengunjungi potensi wisata di Kota Blitar,” tandas Santoso.

Di tempat yang sama koordinator Organisasi Wanita Wilayah Kabupaten Malang, Sri Mulyani Beni Sampirwanto dalam sambutanya mengatakan, kegiatan yang digelar setiap tiga bulan ini bukan semata sebagai rutinitas. Namun sebagai salah satu program yang harus didukung, karena banyak hal positif di dalamnya. Salah satunya promosi potensi di masing-masing daerah di bawah wilayah kerja Bakorwil Malang.

“Sebelumnya masing-masing daerah tak kenal satu sama lain. Namun setelah ada pertemuan ini kami saling mengenal ciri khas masing-masing. Misalnya ciri khas batik, pasti berbeda antara satu daerah dan daerah lain. Kebetulan yang saya pakai sekarang batik khas Pasuruan. Kalau tidak pernah ada pertemuan seperti ini saya tidak akan tahu jika ciri khas batik Pasuruan selalu ada gambar mangganya,” jelas Sri Mulyani Beni Sampirwanto.

Sri Mulyani berharap Pemda mendukung penuh kegiatan ini. Karena selain sebagai ajang silaturahmi dan saling mengenal ciri khas masing-masing daerah dari sinilah promosi potensi juga bisa dilakukan.

“Harapan masing-masing Kabupaten/Kota, kedepan Pemerintah Daerah mendukung penuh kegiatan ini,” tandasnya.

Sementara Ketua TP PKK Kota Blitar, Feti Wulandari Santoso mengaku bangga menjadi tuan rumah pertemuan rutin triwulan ini. Dia juga mengaku bahagia bisa mendampingi langsung perwakilan TP PKK dari sembilan Kabupaten/Kota se wilayah kerja Malang untuk berkeliling ke Makam Bung Karno, Agrowisata Belimbing Karangsari dan Kampung Afrika.

“Kami berbahagia Kota Blitar menjadi tuan rumah. Kami berharap  kedepan ajang seperti ini selain bisa menjadi ajang silaturahmi juga membawa manfaat yang baik untuk bisa diterapkan di daerah ibu-ibu sekalian,” pungkas Istri Plt Wali Kota Blitar ini. (Fajar AT/hms)

M Trijanto Aktivis Anti Korupsi Trijanto Bebas Demi Hukum

Usai bebas Mohamad Trijanto langsung diarak ratusan pendukungnya menuju markas KRPK di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar.

BERITABLITAR.COM – Mohamad Trijanto, aktivis anti korupsi resmi dibebaskan dari Lapas Klas II B Blitar, Rabu (10/7/2019) sore.  Begitu keluar dari pintu Lapas, Trijanto langsung disamput ratusan pendukungnya yang sudah menunggu sejak siang. Trijanto ditahan, karena pencemaran nama baik terhadap Bupati Blitar.

Hendy Priyono, kuasa hukum dari Mohamad Trijanto mengatakan, hari ini klienya dinyatakan bebas demi hukum karena sudah menjalani proses penahanan selama 6 bulan terhitung sejak 10 Januari hingga  10 Juli 2019.

“Sesuai dengan putusan sidang Pengadilan Negeri Blitar yang menjatuhkan vonis 6 bulan penjara terhadap saudara Trijanto dan banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Pengadilan Tinggi ditolak, hari ini saudara Trijanto bebas sesuai dengan masa vonis, ” kata Hendy Priyono.

Lebih lanjut Hendy menyampaikan, pihaknya mengaku siap apabila JPU mengajukan kasasi atas hasil banding yang di ajukan ke Pengadilan Tinggi. JPU memiliki waktu 14 hari. Terhitung sejak Trijanto bebas, untuk menyikapi hasil banding dari Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

“Kalau masa hukuman sudah sesuai dengan vonis yang dijatuhkan itu keluar dulu, kita tidak tahu apakah nanti JPU akan melakukan upaya hukum selanjutnya. Kalau banding kan sudah ditolak namun kalaupun ada upaya kasasi kami siap,” imbuhnya.

Sementara di depan pintu gerbang Lapas Klas II Blitar sempat terjadi kericuhan. Namun kericuhan itu langsung berubah menjadi teriakan dan sorakan kegembiraan usai Trijanto keluar dari dalam Lapas. Usai dibebaskan Trijanto langsung sujut syukur di depan pintu gerbang Lapas Klas II B Blitar. Trijanto sempat berorasi di depan para pendukungnya.

“Saya bangga memiliki teman-teman seperti kalian semua kawan-kawan seperjuangan,” teriak Trijanto.

Usai bebas Trijanto langsung diarak ratusan pendukungny menuju markas KRPK di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar.

Trijanto ditetapkan sebagai tersangka, setelah mengunggah informasi adanya surat panggilan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk Bupati Blitar di akun facebooknya. Trijanto dianggap melakukan penyebaran kabar hoaks dan melanggar UU ITE, setelah KPK menyatakan surat tersebut palsu. Mohamad Trijanto dilaporkan Bupati Blitar, melalui Kabag Hukum Pemkab Blitar.

Namun, berdasarkan fakta persidangan jeratan Pasal 14 dan Pasal 15 Undang Undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, untuk dugaan penyebaran hoaks dan Pasal 28 Undang Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE sudah tereliminasi. Trijanto hanya dituntut dengan pasal pencemaran nama baik melalui media sosial. (Fajar AT)

Cuaca Hari Ini

Blitar, ID
overcast clouds
24.4 ° C
24.4 °
24.4 °
76 %
3.6kmh
88 %
Jum
24 °
Sab
30 °
Ming
28 °
Sen
30 °
Sel
29 °

Berita Terpopuler