Ringkasan Berita :
• Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar buka pelatihan kompetensi teknik barber/pemangkasan rambut pria, didanai DBHCHT 2026.
• Kegiatan berlangsung 26 Agustus–15 September 2026 di Gedung Theobromine Hall PT Kampung Coklat, diikuti 20 peserta terpilih.
• Pelatihan teori 30% & praktik 70%, lengkap uji kompetensi LSP dan magang, cetak tenaga kerja profesional.
BLITAR, beritablitar.com - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Tenaga Kerja resmi membuka kegiatan pelatihan berbasis unit kompetensi khusus pemangkasan rambut pria dengan teknik barber. Acara pembukaan dan pembekalan berlangsung di Gedung Theobromine Hall Kampung Coklat, Rabu (26/8/2026).
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar, Ivong Bertyanto, ST., M.Si mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan. Perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut kesiapan tenaga kerja yang mumpuni.
“Pelatihan ini diarahkan agar peserta memiliki keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang mampu bersaing serta mandiri,” kata Ivong dalam keterangan tertulis.
Pelatihan ini didukung anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026. Bidang jasa potong rambut dipilih karena memiliki peluang usaha yang luas seiring berkembangnya bisnis barbershop profesional di masyarakat.
Kegiatan akan berjalan selama 17 hari, mulai 26 Agustus hingga 15 September 2026 (Senin–Sabtu). Rangkaian meliputi pembekalan, pendidikan, uji kompetensi, hingga magang kerja. Komposisi materi 30 persen teori dan 70 persen praktik intensif.
Adapun manfaat pelatihan ini tercantum dalam dokumen resmi: “Sertifikat kompetensi sebagai bukti pengakuan, meningkatkan produktivitas, kepercayaan diri, mendukung pengembangan karier, serta memperluas kesempatan kerja.”
Peserta yang terlibat berjumlah 20 orang terpilih dari 70 pendaftar daring. Prioritas peserta berasal dari kelompok rentan seperti keluarga petani/buruh tani dan eks pekerja pabrik rokok.
Materi mencakup 8 unit kompetensi mulai dari keselamatan kerja, persiapan usaha, teknik pemangkasan rambut, hingga pelayanan pelanggan dan penjualan produk. Setelah pelatihan, peserta menjalani uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Cohespa yang berlisensi BNSP, lalu magang 5 hari di tempat usaha mitra.
“Tujuan utama terwujudnya tenaga kerja kompeten, produktif dan terjalinnya kesesuaian antara pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha,” pungkas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Blitar. (jr)