BLITAR, beritablitar.com - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bridge Jawa Timur yang berlangsung di SMAN 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada 16 hingga 18 Oktober 2026, menjadi panggung kebanggaan bagi Kota Blitar.
Ajang olahraga pikir bergengsi tahun ini diikuti oleh 360 atlet yang mewakili 17 Pengurus Cabang (Pengcab) dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kota Blitar turut mengirimkan kontingen terbaiknya yang terdiri dari satu tim Kelompok Umur (KU) 12 dan dua tim pada kategori KU 15, yaitu tim putra dan tim putri.
Dari tiga tim yang diikutsertakan, seluruhnya berhasil membawa pulang medali, dengan perolehan utama medali emas dari tim Kelompok Umur 12.
Pencapaian paling membanggakan datang dari tim KU 12. Keempat atlet muda, Inggrid Grizelda Parisya Nareswari, Dea Ayu Anggraini, Alika Nayla Putri, dan Clara Nagita Oktasura, tampil konsisten dan unggul sejak babak awal hingga akhirnya keluar sebagai juara pertama dan meraih medali emas pada kategori beregu. Ke empat atlet ini berasal dari SDN 2 Tanjungsari Kota Blitar.
Tak hanya di kategori beregu, tim KU 12 juga tampil meyakinkan di kategori pasangan. Dea Ayu Anggraini dan Alika Nayla Putri berhasil menembus babak final dan akhirnya menempati posisi juara kedua, menyumbang medali perak bagi Kota Blitar.
Sementara pasangan Inggrid Grizelda Parisya Nareswari dan Clara Nagita Oktasura juga tampil kompetitif dan berhasil masuk ke dalam peringkat 10 besar.
Pada kategori KU 15, tim putra yang terdiri dari Egy Marcello Arianto Saputra, Kaytshughani Naraya Hutamawidiantara, Naja Aisaron Nasikhin, Sakti Deswa Kharisma Putra, Fadel Fahleviansyah, dan Arsya Drajat Putra Setiawan tampil tangguh dan berhasil mengamankan posisi ketiga serta medali perunggu. Mereka merupakam gabungan dari SMPN 1, SMPN 9 dan MTsN 2 Kota Blitar.
Kemenangan juga diraih oleh tim putri KU 15. Enam atlet, Andini Rahmadianti, Khayyira Nayla Sheva, Artika Flora Haria Putri Chrismaya, Rezin Natanael Agatha, Puja Aulia, dan Kayla Salsabila Quanezha, bersaing ketat dengan tim-tim kuat lainnya dan akhirnya berhasil menduduki peringkat ketiga, membawa pulang medali perunggu.
Secara keseluruhan, Kota Blitar berhasil mengoleksi 1 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu dari ajang yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Ketua Harian Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kota Blitar, Devi Christian menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian luar biasa para atlet muda ini.
"Prestasi ini membuktikan bibit-bibit muda Kota Blitar mampu bersaing di tingkat Jawa Timur. Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil. Dan semua ini berkat kerjasama dan support dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Bapak Dindin selama ini," kata Devi Christian.
Lebih lanjut, Devi menjelaskan bahwa persiapan tim telah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir secara rutin dan terjadwal.
"Kami berharap keberhasilan ini dapat memotivasi lebih banyak anak muda di Kota Blitar untuk mengenal dan menekuni olahraga pikir ini, sekaligus menjadi fondasi untuk pembinaan jangka panjang di tingkat nasional," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Blitar sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, turut memberikan apresiasi.
"Prestasi luar biasa! Keberhasilan anak-anak membuktikan bahwa Kota Blitar memiliki potensi besar di bidang olahraga pikir. Semangat ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Selamat kepada seluruh atlet, pelatih, dan pembina. Kalian adalah kebanggaan Kota Blitar," kaya Elim Tyu Samba.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memacu semangat para atlet muda untuk terus berlatih dan mengharumkan nama Kota Blitar di ajang yang lebih tinggi di masa mendatang. (jr)