Ringkasan Berita :

- Mensos Gus Ipul tetapkan tiga fokus utama pengelolaan Sekolah Rakyat
- Lebih dari 1.000 personel TNI dan Polri jadi kakak asuh siswa Sekolah Rakyat
- Ditekankan pembentukan karakter disiplin, empati, dan tanggung jawab

JAKARTA, beritablitar.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul menetapkan tiga fokus utama pengelolaan Sekolah Rakyat, sekaligus mengajak seluruh kepala sekolah menjadi teladan dalam membangun karakter siswa.

Hal itu disampaikan Gus Ipul dalam rapat koordinasi bersama kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia, Selasa (5/8/2026), sebagaimana dilansir dalam akun resmi TikTok Kementerian Sosial RI, Kamis (6/8/2026).

Tiga fokus utama pengelolaan yang ditegaskan, yaitu menuntaskan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta pendataan siswa secara lengkap dan akurat, menjaga serta merawat fasilitas sekolah sebagai aset milik negara; dan memperkuat dokumentasi setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Melalui koordinasi bersama kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia, saya mengajak seluruh kepala sekolah menjadi teladan dalam membangun budaya disiplin, empati, dan tanggung jawab,” kata Gus Ipul.

Selain penguatan manajemen, Kementerian Sosial juga menurunkan lebih dari 1.000 personel Taruna Bakti Nusantara yang berasal dari jajaran TNI dan Polri untuk mulai mendampingi siswa Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Sebagai kakak asuh, mereka bertugas membimbing siswa agar memiliki sikap disiplin, berkarakter, dan mampu hidup mandiri.

Saat meninjau Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 1 Gresik, Gus Ipul terlihat berinteraksi akrab dengan para siswa, mulai dari berbincang santai, makan bersama, mengikuti kuis kebangsaan, bernyanyi, hingga berselawat bersama.

Kemenkesos terus berupaya memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat berjalan baik dan mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta mencintai tanah air. (jr)