Blitar, beritablitar.com - Anggota MPR/DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VI, Endro Hermono, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Balai Pertemuan Kelurahan Satrean, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Sabtu(20/6/2026) pagi.
Kegiatan yang dipimpin langsung Endro Hermono ini, dihadiri warga setempat, tokoh masyarakat, serta kader dan simpatisan Partai Gerindra.
Dalam pemaparannya, Endro menekankan pentingnya memperkuat pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Endro, Pancasila tidak boleh dipahami hanya sebatas lambang negara atau hafalan semata.
“Pancasila bukan sekadar lambang atau hafalan, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Endro Hermono.
Endro juga menjelaskan peran konstitusi sebagai dasar hukum tertinggi yang mengatur seluruh aspek penyelenggaraan negara.
“UUD 1945 mengatur penyelenggaraan negara sekaligus menjamin hak dan kewajiban setiap warga negara,” ujar Endro.
Lebih lanjut, Endro menandaskan, bahwa keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kesepakatan luhur para pendiri bangsa yang wajib dijaga bersama.
“NKRI adalah bentuk negara yang sudah disepakati para pendiri bangsa dan harus dijaga keutuhannya,” tandasnya.
Endro juga mengingatkan agar keberagaman yang dimiliki bangsa ini dipandang sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.
“Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu,” tuturnya.
Endro Hermono yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar ini menyampaikan, bahwa di tengah derasnya arus informasi dan tantangan globalisasi, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar Kebangsaan menjadi kebutuhan mendesak.
“Pemahaman terhadap empat pilar menjadi benteng agar bangsa ini tidak kehilangan jati dirinya,” tandas Endro.
Menurutnya, pengetahuan semata tidak cukup; nilai-nilai tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Tidak cukup hanya mengetahui, tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat,” jelasnya.
Endro juga menyampaikan pemahaman terhadap konstitusi dengan kesadaran bermasyarakat.
“Masyarakat perlu memahami haknya, sekaligus menjalankan kewajibannya kepada negara,” tambah Endro.
Endro berharap sosialisasi serupa terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkokoh persatuan.
“Semakin kuat pemahaman terhadap empat pilar, semakin kokoh pula persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia,” pungkas Endro Hermono. (jr)