Blitar, beritablitar.com - Kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di Desa Sidorejo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.
Babinsa Desa Sidorejo dari Koramil 0808/13 Doko, Sertu Anas Sugianto, bergandengan tangan dengan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan rumput liar dan semak belukar yang menutupi area tebing serta bahu jalan, Selasa (2/6/2026).
Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian bersama demi menjamin keselamatan warga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan desa binaan.
Pembersihan ini difokuskan pada area tebing jalan yang kondisinya mulai tertutup lebat oleh tanaman liar. Keberadaan semak belukar tersebut dinilai cukup membahayakan karena menghalangi jarak pandang para pengendara yang melintas.
"Fokus utama kegiatan ini adalah membersihkan area tebing yang tertutup rumput liar, karena kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan pengguna jalan," kata Sertu Anas Sugianto.
Melalui pemangkasan dan pembersihan ini, diharapkan akses pandang warga saat berkendara menjadi lebih luas dan jelas, sehingga potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan diminimalisir.
"Dengan pembersihan ini, kami berharap jarak pandang pengendara menjadi lebih luas dan aman, sehingga potensi kecelakaan lalu lintas bisa kami tekan semaksimal mungkin," jelasnya.
Selain bertujuan memperlebar jarak pandang, aksi bersih-bersih ini juga merupakan langkah antisipasi dini terhadap potensi bencana alam, khususnya tanah longsor. Pertumbuhan akar liar yang tidak terkontrol serta tumpukan semak belukar dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas struktur tanah, terutama saat curah hujan tinggi.
"Kegiatan ini juga kami lakukan untuk mengantisipasi bencana seperti tanah longsor. Akar liar dan tumpukan semak bisa mengganggu kestabilan tanah, apalagi saat musim hujan tiba," imbuhnya.
Di samping itu, kegiatan ini juga efektif mencegah penyempitan akses jalan akibat tanaman yang menjalar ke badan jalan.
"Selain itu, pembersihan ini juga bertujuan agar jalan tidak menyempit akibat tanaman yang menjalar, sehingga akses tetap lancar bagi siapa saja yang melintas," ujar Anas.
Menurut Anas, peran TNI bukan hanya sekadar mendampingi, tetapi juga berupaya memotivasi budaya gotong royong agar tidak luntur di tengah masyarakat.
"Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya sekadar mendampingi, tetapi juga memotivasi budaya gotong royong agar nilai luhur ini tidak luntur di tengah perubahan zaman," tandasnya.
Anas menegaskan, bahwa lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman adalah kebutuhan bersama yang harus diwujudkan lewat kerja sama yang solid antara aparat dan warga.
"Lingkungan yang bersih dan aman adalah kebutuhan bersama. Hal ini baru bisa terwujud jika ada kerja sama yang solid antara aparat kewilayahan dan seluruh warga setempat," pungkasnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Sidorejo. Warga merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang aktif menggerakkan semangat kerja bakti di desanya. Melalui momentum ini, hubungan emosional serta kemanunggalan antara TNI dan rakyat terbukti semakin kuat, sekaligus menciptakan wajah desa yang lebih rapi, bersih, dan aman bagi seluruh pengguna jalan. (jr).