Blitar, beritablitar.com - Polres Blitar menerjunkan personelnya untuk melaksanakan pengamanan sekaligus pelayanan bagi masyarakat yang merayakan Hari Raya Waisak. Pengawalan dilakukan di sejumlah tempat ibadah dan vihara yang tersebar di wilayah Kabupaten Blitar, Minggu (31/5/2026), guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan damai.

Kapolres Blitar AKBP Rivanda, melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Siswanto menjelaskan, pengamanan ini disusun secara terpadu dan melibatkan berbagai elemen. Selain personel Polres Blitar, keamanan juga diperkuat oleh unsur TNI, Banser, Pecalang, Pemuda Greja, ORARI, hingga organisasi masyarakat lainnya yang bersinergi menjaga ketertiban di lokasi ibadah.

"Personel Polres Blitar diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dan dalam pelaksanaannya melibatkan TNI, Banser, pecalang, pemuda greja, ORARI dan organisasi masyarakat lainnya turut memberikan pengamanan di sejumlah vihara dan tempat ibadah," kata Kompol Siswanto.

Menurut Siswanto, langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani seluruh warga negara tanpa membedakan latar belakang keyakinan. Kehadiran petugas gabungan bertujuan agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan tenang, khusyuk, dan merasa terlindungi selama mengikuti seluruh rangkaian perayaan.

"Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar umat Buddha dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk serta merasa aman dan nyaman selama perayaan Hari Raya Waisak," ujarnya.

Sebelum kegiatan ibadah dimulai, pihak kepolisian telah mengambil langkah antisipatif. Personel terlebih dahulu melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di seluruh area tempat ibadah yang akan digunakan. Hal ini dilakukan guna mendeteksi dini serta mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan, sekaligus memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan bebas dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sebelum pelaksanaan ibadah dimulai, personel Polres Blitar terlebih dahulu melakukan sterilisasi dan pemeriksaan di area tempat ibadah yang digunakan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan kondisi lokasi dalam keadaan aman," jelasnya.

Pengamanan diterapkan secara menyeluruh, tidak hanya terbatas di dalam lingkungan vihara saja. Petugas juga menempatkan personel untuk melakukan pengawasan secara terbuka maupun tertutup guna mengamati situasi dari berbagai sisi dan memastikan keamanan berjalan maksimal di setiap titik rawan.

"Selain melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi ibadah guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat," tambahnya.

Kompol Siswanto berharap, dengan adanya pengamanan yang terstruktur dan sinergis tersebut, seluruh rangkaian ibadah Hari Raya Waisak di wilayah Kabupaten Blitar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Lebih jauh, momen ini juga diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kerukunan antarumat beragama yang selama ini terjalin harmonis di tengah masyarakat Blitar.

"Dengan adanya pengamanan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Hari Raya Waisak di wilayah Kabupaten Blitar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, serta semakin memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Blitar," pungkasnya. (jr).