Blitar, beritablitar.com - Kontingen Persatuan Tinju Seluruh Indonesia (Pertina) Kota Blitar mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Juara Umum II pada kejuaraan Tinju Walikota Cup Madiun yang berlangsung di Alun-alun Kota Madiun, 16 hingga 18 Juli 2026.

Keberhasilan ini semakin istimewa karena seluruh 10 atlet yang diikutsertakan berhasil membawa pulang medali.

Dalam ajang yang diikuti perwakilan Pertina dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, serta sebagian daerah dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ini, atlet Kota Blitar mengumpulkan total 7 medali emas dan 3 medali perak. Posisi Juara Umum I berhasil diduduki oleh tuan rumah Kota Madiun.

Peraih medali emas dari Kota Blitar antara lain, Ahmad Husein (Kelas 32 kg School Boys), Regan Alvaro Jack Aurelius (Kelas 36 kg School Boys), Bumi Al Khatiri (Kelas 38 kg School Boys), Yusuf Brilian Putra (Kelas 40 kg School Boys), Moh Faisal Arifin (Kelas 57 kg Yunior Putra), Randy Kurnia Anninas (Kelas 57 kg Youth Putra), serta Cando Alvaro Novalino (Kelas 51 kg Elite/Senior Putra).

Sementara itu, medali perak diraih oleh Farid Aditya Putra Darmawan (Kelas 44 kg Yunior Putra), Jovan Adyansyah (Kelas 60 kg Yunior Putra), dan Tengku Moh Rahsya (Kelas 63,5 kg Youth Putra).

Ketua Pertina Kota Blitar, Aris Dedi Arman menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut yang merupakan hasil kerja keras dan disiplin para atlet serta tim pelatih dalam menjalani program latihan rutin.

“Alhamdulillah, seluruh atlet yang kami kirimkan berhasil meraih medali. Ini bukti keseriusan dan konsistensi mereka dalam berlatih. Kami sangat bangga, meski menjadi Juara Umum II, namun pencapaian 100 persen perolehan medali adalah hasil yang luar biasa,” kata Aris Dedi Arman, Senin (20/7/2026).

Prestasi di Madiun ini menambah rangkaian keberhasilan yang diraih sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, atlet Pertina Kota Blitar juga telah tampil dalam Kejuaraan Kapolsek Cup Ngancar Kediri dan Kapolres Cup Blitar di Gembongan Ponggok Kabupaten Blitar pada bulan Mei hingga Juni lalu.

Tak hanya mengikuti perlombaan, pembinaan juga diarahkan untuk persiapan ajang nasional. Pertina Kota Blitar telah mengirimkan atlet ke Ngawi untuk mengikuti seleksi tim tinju Jawa Timur menuju PON Beladiri 2026 di Manado, serta mengirimkan atlet ke kantor KONI Jawa Timur di Surabaya guna mengikuti tes paramater. Salah satu atlet andalan, Cando Alvaro Novalino, juga telah dikirim ke Ngawi untuk bergabung dalam Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Tinju Jatim guna mematangkan persiapan PON.

“Kegiatan kami di awal tahun ini sangat padat, mulai dari latihan rutin, mengirim atlet ke berbagai kejuaraan, hingga seleksi persiapan PON. Ini semua demi membangun prestasi dan membawa nama Kota Blitar di kancah yang lebih tinggi,” tandas Aris.

Aris berharap capaian ini dapat mempertahankan semangat atlet, sekaligus menjadi bekal berharga untuk terus meningkatkan kualitas persiapan menghadapi kejuaraan-kejuaraan selanjutnya, termasuk ajang Pekan Olahraga Nasional di Manado.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kota Blitar, Elim Tyu Samba menyampaikan apresiasi dan kebanggaan yang tinggi atas capaian gemilang para atlet tinju tersebut.

"KONI Kota Blitar memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan maksimal, baik fasilitas maupun pembinaan, demi mematangkan persiapan atlet menghadapi PON 2026 di Manado serta kejuaraan nasional lainnya," kata Elim Tyu Samba.

Menurut Elim, keberhasilan meraih 100 persen medali dari jumlah atlet yang diikutsertakan membuktikan kualitas pembinaan yang dilakukan Pertina Kota Blitar berjalan dengan sangat baik dan terukur.

“Prestasi ini adalah bukti kerja nyata, disiplin tinggi, dan semangat juang yang tak pernah padam dari para atlet serta dedikasi penuh para pelatih dan pengurus,” ujar Elim.

Elim berharap keberhasilan ini dapat menginspirasi cabang olahraga lain untuk terus berprestasi, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung olahraga di Kota Blitar agar semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet berkelas nasional maupun internasional. (jr).