Ringkasan Berita :

• Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo tiba di Kupang, NTT Jumat (31/7/2026) untuk melaksanakan safari kunjungan hingga 2 Agustus
​• Disambut meriah ribuan warga yang memadati Bandara El Tari dan sepanjang rute perjalanan
​• Agenda kunjungan meliputi pertemuan warga di Pantai Oesina, Rakorda PSI, dan karnaval masyarakat
​• Pihak PSI menilai sambutan hangat itu bukti kedekatan emosional dan penghargaan masyarakat terhadap Jokowi

Kupang, beritablitar.com - Mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, resmi tiba di Bandara El Tari, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jumat (31/7/2026) dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi yang akan berlangsung hingga Minggu (2/8/2026) mendatang.

Kedatangan Jokowi langsung disambut antusiasme luar biasa ribuan warga yang telah menunggu sejak lama di lokasi kedatangan.

Momen penyambutan tersebut menjadi sorotan publik dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Cumicumi dengan tajuk "Safari Jokowi di NTT", yang hingga kini telah ditonton oleh lebih dari 18 ribu orang.

Dalam siaran tersebut juga menampilkan cuplikan suasana haru dan semangat warga yang berbondong-bondong mendatangi bandara untuk menyapa sosok yang sangat mereka hormati.

Saat mendarat, Jokowi disambut hangat dengan pemberian kain tenun khas NTT. Sorak-sorai bergema seiring beliau melambaikan tangan kepada warga yang telah memadati area sekitar bandara. Tidak sedikit warga yang berusaha mendekat untuk berjabat tangan atau sekadar mengabadikan momen langka tersebut.

"Kami sangat senang dan terharu menyambut kedatangan Bapak Jokowi. Ini bukti bahwa beliau masih sangat peduli dan dekat dengan kami di NTT," ungkap salah satu warga yang hadir.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi penginapan. Sepanjang jalan yang dilalui, antusiasme masyarakat tak kalah besar. Warga berkumpul di pinggir jalan menyambut kedatangannya, dan Jokowi pun menyapa serta membagikan kaos kepada warga yang hadir.

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTT, Simson Polin menjelaskan, kunjungan ini merupakan wujud silaturahmi dan kepedulian Jokowi terhadap masyarakat di wilayah Timur Indonesia.

"Kedatangan Bapak Jokowi ke NTT adalah bentuk perhatian dan kedekatan beliau dengan masyarakat sini. Hari ini beliau akan menuju Pantai Oesina untuk bertemu warga, kemudian ada agenda lain seperti menghadiri Rapat Koordinasi Daerah PSI serta karnaval masyarakat," jelas Simson.

Agenda utama pada hari pertama kunjungan ini adalah pertemuan dengan warga di Pantai Oesina, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat. Di sana, Jokowi dijadwalkan menerima penyambutan adat dan berinteraksi langsung dengan para petani rumput laut serta kelompok masyarakat setempat.

Pihak berwenang telah menyiapkan pengamanan yang ketat namun tetap humanis guna menjamin kelancaran dan keselamatan seluruh rangkaian kegiatan. Ratusan personel gabungan TNI dan Polri disiagakan di titik-titik strategis dan sepanjang rute perjalanan yang akan dilalui rombongan.

Pihak pengurus PSI NTT memohon maaf kepada masyarakat umum apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas akibat tingginya animo warga yang ingin menyambut kedatangan tokoh tersebut.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Kupang apabila terjadi kemacetan di beberapa ruas jalan. Hal ini murni karena besarnya rasa cinta dan keinginan warga untuk menyambut Bapak Jokowi," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali menilai sambutan luar biasa yang diberikan masyarakat NTT mencerminkan penghargaan yang mendalam terhadap jejak pembangunan yang telah dilakukan selama masa jabatan Jokowi.

"Kehadiran beliau di sini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan memperkuat ikatan emosional. Pembangunan di NTT dan kawasan timur Indonesia selama ini menjadi bukti nyata perhatian beliau yang nyata dan terasa manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ahmad Ali.

Selama berada di NTT, selain bersilaturahmi dengan masyarakat, Jokowi juga dijadwalkan menghadiri Car Free Day di kawasan Kota Kupang serta berbagai kegiatan kemasyarakatan lainnya yang diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan kebersamaan. (*)