Ringkasan Berita :
• Restrukturisasi BUMN berhasil hemat Rp50 triliun, ditargetkan capai Rp70 triliun akhir 2026.
• Dari 1.074 BUMN, sudah tutup 290; sisa maksimal 300 BUMN akhir tahun.
• Lebih dari 750 BUMN akan dirampingkan, hanya yang produktif dipertahankan.
• Dana penghematan dialokasikan untuk puskesmas, renovasi sekolah, dan rumah rakyat.
JAKARTA, beritablitar.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaporkan efisiensi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah berhasil menghemat keuangan negara sebesar Rp50 triliun per pertengahan tahun 2026.
"Ini mungkin adalah restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Dengan perampingan jumlah BUMN, hari ini kita telah hemat biaya pengelolaan sekitar Rp50 triliun. Hanya dari gaji direksi, komisaris, sewa gedung, sewa mobil, perjalanan dinas, kita sudah bisa menghemat Rp50 triliun lebih," kata Presiden dalam pidato Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR–DPD RI Tahun 2026, Jumat (14/8/2026).
Pemerintah menemukan sebanyak 1.074 BUMN beserta anak dan cucu perusahaan. Dari jumlah tersebut, telah ditutup 290 BUMN yang dinilai tidak memberikan keuntungan dan justru merugikan. Target akhir tahun 2026, jumlah BUMN yang tersisa maksimal 300 perusahaan.
"Sebanyak 750 BUMN lebih akan kita tutup. Hanya yang produktif, hanya yang menciptakan nilai tambah untuk rakyat akan kita pertahankan," tegas Presiden.
Prabowo menambahkan, penghematan diperkirakan terus bertambah hingga Rp70 triliun per akhir tahun. Dana tersebut akan dialokasikan untuk perbaikan puskesmas di seluruh Indonesia, renovasi sekolah, hingga pembangunan rumah bagi rakyat yang membutuhkan.
"Target kita 31 Desember 2026, kita harus menghemat Rp70 triliun lebih. Kita bisa bayangkan dengan Rp50 triliun, berapa puskesmas bisa kita perbaiki, berapa sekolah bisa direnovasi, berapa rumah bisa kita berikan kepada rakyat," terangnya.
Sidang Tahunan MPR RI tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". (jr)