Ringkasan Berita :

• Anggota DPRD Kota Blitar Tan Ngi Hing gelar reses di Kelurahan Karangtengah, ingatkan masyarakat waspadai berita hoax yang berbau politik.​
• Sosialisasikan dua program prioritas nasional: Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk SDM dan ekonomi rakyat.​
• Tampung aspirasi warga terkait sarana Posyandu, alat kesehatan, serta dukungan pengairan dan listrik pertanian untuk diperjuangkan di DPRD.

BLITAR, beritablitar.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Blitar, Tan Ngi Hing, melaksanakan kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 masa jabatan 2024–2029 di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Sabtu (22/8).

Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan langsung antara wakil rakyat dengan konstituen guna mendengar harapan serta kendala yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Tan Ngi Hing mengingatkan masyarakat mengenai maraknya penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab.

“Sekarang ini banyak beredar berita-berita hoax yang menjelekkan program prioritas nasional dari Presiden Prabowo,” kata Tan Ngi Hing.

Tan Ngi Hing menegaskan, bahwa serangan terhadap program pemerintah tidak lepas dari kepentingan politik praktis.

“Karena yang tidak suka dengan program Prabowo itu arahnya karena politik. Mereka ingin mencari panggung untuk tahun 2029,” tegas Tan Ngi Hing.

Oleh karena itu, ia mengajak kader partai dan masyarakat menyampaikan fakta yang sebenarnya kepada lingkungan sekitar.

Lebih lanjut Tan Ngi Hing menyampaikan secara lengkap maksud, tujuan, serta manfaat dari dua kebijakan prioritas nasional yang saling terintegrasi, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Program MBG bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat pemenuhan gizi anak dan kelompok rentan, sementara KDKMP dibentuk untuk menguatkan ekonomi kerakyatan dan rantai pasok pangan dari tingkat desa,” jelas Tan Ngi Hing.

Ia menjabarkan lebih lanjut manfaat program bagi masyarakat.

“Maksud dan tujuannya meliputi penurunan angka gizi buruk serta stunting pada anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui; mendukung kualitas belajar agar anak lebih fokus; serta berinvestasi membangun SDM unggul demi visi Indonesia Emas 2045. Manfaat lainnya  menjadi penggerak ekonomi lokal bagi petani dan UMKM, serta menciptakan lapangan kerja baru,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis.

“KDKMP bermaksud mengembalikan peran koperasi sebagai sokoguru ekonomi kerakyatan berbasis desa, menjadi pusat logistik memperpendek rantai pasok, serta memberi akses modal guna membebaskan warga dari jeratan pinjaman ilegal,” jelas Tan Ngi Hing.

Manfaat riil yang dirasakan masyarakat mencakup berbagai aspek kehidupan.

“Manfaatnya terlihat dari kepastian pasar hasil panen, menyediakan barang-barang bersubsidi dengan harga lebih murah, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta sinergi kuat menyuplai bahan baku program MBG,” ujarnya.

Pada kesempatan dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang dianggap mendesak demi kelancaran kegiatan bersama maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya permohonan penyediaan kendaraan roda tiga (Tosa), meja kursi, dan perlengkapan pendukung lainnya untuk Posyandu Bunaken di Kelurahan Karangtengah, serta penambahan seragam baru.

Masyarakat juga menyoroti keterbatasan sarana pelayanan dasar kesehatan. Warga mengusulkan pengadaan alat kesehatan seperti tensimeter dan alat ukur kadar gula darah yang dinilai kurang memadai agar pelayanan kesehatan dasar dapat berjalan lebih optimal.

Terkait aspek pembangunan dan pertanian, warga menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan tidak akan tercapai tanpa dukungan pengairan yang memadai. Oleh karena itu, dikemukakan usulan pembuatan sumur bor serta penambahan jaringan listrik guna mendukung kelancaran pasokan air dan produktivitas lahan pertanian.

Menyikapi beragam aspirasi tersebut, Tan Ngi Hing berkomitmen untuk menindaklanjutinya melalui jalur yang tepat.

“Saya mencatat seluruh masukan tersebut untuk diperjuangkan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme pembahasan anggaran maupun kebijakan di lembaga DPRD Kota Blitar,” pungkasnya. (jr)