Ringkasan Berita :

• Gerakan Cinta Prabowo (GCP) mengecam pernyataan Budi Arie Setiadi soal kemungkinan percepatan politik sebelum 2029.​
• Ketum GCP Kurniawan menilai ucapan itu mengganggu dan menyakiti hati pendukung Prabowo, padahal Prabowo sangat menghormati Jokowi dan Budi Arie.​
• Kecaman ini muncul sebagai respons atas wacana politik yang berkembang luas di masyarakat.

JAKARTA, beritablitar.com - Pernyataan Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi, yang menyebut kemungkinan dinamika politik berjalan lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029 memicu reaksi keras. Gerakan Cinta Prabowo (GCP), salah satu elemen pendukung Presiden Prabowo Subianto, secara tegas menyatakan penolakan dan mengecam wacana tersebut.

Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan, menyampaikan sikapnya kepada awak media. Ia menilai pernyataan itu sangat mengganggu kenyamanan pendukung Prabowo, padahal selama ini Presiden Prabowo dikenal sangat menghormati mantan Presiden Joko Widodo maupun Budi Arie sendiri.

“Tentunya postingan ini sangat mengganggu para pendukung Bapak Prabowo Subianto, di mana selama ini Bapak Prabowo Subianto sangat menghormati, menghargai Pak Jokowi maupun Saudara Budi Arie sendiri,” ujar Kurniawan, Selasa (25/8/2026).

Kurniawan menegaskan,  respons yang muncul dari kalangan pendukung Prabowo adalah bentuk kekecewaan. Ia menyebut pernyataan yang disampaikan justru melukai perasaan mereka yang mendukung stabilitas hubungan antarpemimpin.

“Tapi justru balasan yang mereka sampaikan adalah pernyataan yang menyakitkan hati, menyakitkan perasaan dari kami para pendukung Prabowo Subianto,” tegasnya.

Kecaman ini menjadi reaksi publik yang nyata setelah sebelumnya muncul video pernyataan Budi Arie Setiadi yang menjadi viral dan memicu perdebatan di kalangan pengamat maupun masyarakat luas. (jr)