Blitar, beritablitar.com - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Blitar berhasil mencatatkan deretan capaian membanggakan dari dua ajang kejuaraan yang berlangsung pekan ini. Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti pemantapan kemampuan atlet yang diproyeksikan mengikuti ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA), November 2026 mendatang.

Ketua PASI Kota Blitar, Nur Hidayat menyampaikan, keberhasilan pertama diraih dalam ajang Kids Dash Open 2026 yang sukses digelar Minggu, 19 Juli 2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, dengan jarak tempuh 1,2 kilometer. Kompetisi ini membagi peserta dalam dua kategori usia, yaitu Kids A untuk rentang usia 4 hingga 8 tahun dan Kids B bagi kelompok usia 9 hingga 12 tahun.

"Dari ajang tersebut, atlet pemula putri atas nama Pradita berhasil meraih medali perak," kata Nur Hidayat, Minggu (26/7/2026).

Prestasi kembali ditorehkan dalam Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Juli 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

Ajang terbuka ini diikuti perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia hingga tim internasional seperti Malaysia Athletics, dengan DKI Jakarta keluar sebagai juara umum.

PASI Kota Blitar mengirimkan 4 atlet terbaiknya untuk bertanding di Semarang, yaitu Arjuna, Almira, Zahra, dan Nindy. Dari keikutsertaan tersebut, tim berhasil membawa pulang satu medali perak dan satu medali perunggu.

"Almira berhasil meraih medali perak pada nomor lari 80 meter, sedangkan Arjuna meraih medali perunggu dari nomor lompat jauh," jelas Nur Hidayat.

Nur Hidayat menegaskan, keikutsertaan dalam dua ajang ini merupakan bagian dari target pemantapan atlet proyeksi menghadapi ajang POPDA ke depannya.

Sementara itu, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar, Elim Tyu Samba menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perjuangan serta capaian yang ditorehkan atlet binaan PASI Kota Blitar.

"Pengalaman bertanding di luar daerah melawan peserta dari berbagai wilayah hingga tim asing menjadi bekal berharga untuk mengasah mental dan kemampuan atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar di masa mendatang," tandas Elim Tyu Samba. (jr).