Ringkasan Berita :

• Tradisi Siraman Gong Kyai Pradah digelar di Blitar dihadiri ribuan warga, Polres Blitar kerahkan 350 personel bersinergi TNI dan ormas.​
• Pengamanan terpadu dilakukan di titik strategis, pengaturan lalu lintas dan pelayanan langsung demi kenyamanan warga.​
• Kapolres Blitar tegaskan komitmen Polri menjaga warisan budaya, imau warga tertib dan ikuti petunjuk di lapangan.

BLITAR, beritqblitar.com - Tradisi budaya yang sangat dinanti masyarakat Kabupaten Blitar, Siraman Gong Kyai Pradah, kembali digelar dengan meriah pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang menjadi ikon warisan leluhur ini disambut antusiasme luar biasa, ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan prosesi sakral secara langsung. Guna menjamin kelancaran dan ketenteraman, Polres Blitar mengerahkan pengamanan menyeluruh dan terpadu.

Kepadatan peserta menjadi perhatian utama kepolisian. Penempatan personel di titik-titik rawan dan strategis, pengaturan arus lalu lintas yang ketat namun luwes, serta pemberian pelayanan ramah kepada masyarakat menjadi fokus utama petugas di lapangan.

Prosesi tradisi ini dipimpin langsung Bupati Blitar, H. Rijanto. Turut hadir dalam rangkaian acara Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., yang juga memantau langsung kesiapan pengamanan, didampingi jajaran Forkopimda dan pejabat terkait.

Polres Blitar menggandeng unsur TNI, instansi pemerintah terkait, serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) dalam satu komando terpadu. Total personel yang diturunkan mencapai sekitar 350 orang yang tersebar menyelimuti area kegiatan dan jalur akses.

Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Blitar AKP Sony Suhartanto menyampaikan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar mengawasi, melainkan melayani dan melindungi masyarakat.

“Polres Blitar memandang penting kegiatan budaya ini berjalan aman dan bermartabat. Kami tidak bekerja sendirian, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah dan elemen masyarakat adalah kunci kekuatan kami,” kata Sony.

Sony menegaskan, setiap personel yang ditugaskan telah dibekali arahan untuk bersikap humanis dan proaktif mendeteksi dini gangguan.

“Kami pastikan jalur lalu lintas lancar, akses warga aman, dan petugas siap sedia membantu kebutuhan masyarakat yang hadir. Rasa nyaman warga adalah prioritas utama kami,” tegasnya.

Lebih lanjut Sony menyampaikan pesan kepada ribuan warga yang hadir agar tetap menjaga kerukunan dan ketertiban.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat yang hadir untuk tetap tenang, menjaga ketertiban umum, dan mengikuti arahan serta petunjuk yang diberikan oleh petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tandas Sony.

Berkat kesiapan matang dan kerja sama yang rapi, rangkaian tradisi Siraman Gong Kyai Pradah berlangsung khidmat, tertib, dan aman tanpa gangguan berarti. (jr)