Ringkasan Berita :
1. Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal Jakarta memicu polemik dan tanggapan luas.
2. Gubernur Pramono Anung menilai hal itu memberi kesan keamanan terganggu dan akan menertibkannya.
3. Istana, pengusaha, serta Polda menegaskan situasi aman, imbau masyarakat tetap tenang dan optimis.
Jakarta, beritablitar.com - Isu pemasangan pagar besi yang cukup tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta menjadi sorotan publik dan memicu tanggapan dari berbagai pihak, mulai dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hingga lingkungan Istana Kepresidenan, Sabtu (1/8/2026).
Gubernur Pramono Anung menilai pemasangan pagar yang berlebihan itu justru menimbulkan kesan seolah kondisi keamanan ibu kota sedang tidak baik-baik saja. Padahal, Jakarta saat ini dalam keadaan aman dan kondusif.
"Pramono menilai pemasangan pagar yang berlebihan di sejumlah tempat menimbulkan kesan kondisi keamanan Kota Jakarta sedang tidak baik-baik saja. Pramono akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menertibkan pemasangan pagar yang dinilai berlebihan," seperti dilansir Kompas TV.
Pihak Istana pun turut memberikan tanggapan. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media, Hasan Nasbi menegaskan, kondisi keamanan nasional saat ini dalam keadaan baik dan stabil. Ia meminta masyarakat tidak memperbesar isu-isu yang berkaitan dengan ancaman keamanan.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani menjelaskan, bahwa pemasangan pagar tersebut lebih ditujukan untuk alasan keamanan jangka panjang, bukan karena ada kekhawatiran berlebih terhadap situasi saat ini.
Sementara, Polda Metro Jaya menyatakan sejauh ini belum menerima informasi mengenai adanya seruan aksi tertentu. Namun, pihaknya tetap memantau perkembangan situasi dengan cermat.
Pemerintah dan pengusaha bersama-sama mengimbau masyarakat untuk tetap optimistis, tenang, dan tidak terpengaruh isu yang tidak perlu. Langkah ini diambil mengingat pemerintah sedang berupaya keras memperbaiki sektor ritel dan perekonomian nasional secara keseluruhan. (jr)