TULUNGAGUNG, beritablitar.com - Kantor Imigrasi Blitar memperkuat peran Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar di Kabupaten Tulungagung, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkokoh kolaborasi antarlembaga agar pengawasan keberadaan dan aktivitas warga negara asing di wilayah berjalan lebih efektif dan terpadu.
Kepala Kantor Imigrasi Blitar, Aditya Nursanto mengatakan, pengawasan orang asing tidak dapat dilakukan sendiri oleh pihak imigrasi, melainkan memerlukan keterlibatan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
“Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder agar setiap informasi yang berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas orang asing dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing,” kata Aditya.
Rapat koordinasi TIMPORA tersebut mengusung tema "Memperkuat Sinergitas dan Kolaborasi Antar Instansi dalam Pengawasan Keimigrasian". Kegiatan dihadiri 82 peserta yang mewakili berbagai unsur instansi pemerintah tingkat kabupaten dan kecamatan di wilayah Tulungagung.
Kegiatan menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Suyitno, serta Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengawasan Nasional Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tulungagung, Hery Setiawan.
Aditya menambahkan, keberadaan TIMPORA menjadi wadah penting untuk mempercepat pertukaran informasi serta memperkuat tindakan pengawasan secara bersama-sama.
"Pengawasan orang asing tidak hanya menjadi tanggung jawab Kantor Imigrasi, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai stakeholder, termasuk instansi pemerintah dan unsur kewilayahan," imbuhnya.
Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen terus mendorong penguatan jaringan kerja sama tersebut agar pengawasan keimigrasian di Tulungagung berjalan terpadu, responsif, dan berkelanjutan. Sinergi lintas instansi ini juga diharapkan turut menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang hadir menegaskan kesepakatan untuk memperkuat pengawasan orang asing sekaligus membangun mekanisme koordinasi yang semakin efektif di Kabupaten Tulungagung. (jr)