Mengelola aset di usia muda tidak selalu berarti langsung membeli banyak instrumen investasi. Langkah awalnya justru memahami kondisi keuangan, menentukan tujuan, dan mengetahui fungsi dari setiap aset yang dimiliki.
Ketika penghasilan mulai meningkat, sebagian dana dapat dialokasikan untuk kebutuhan saat ini, dana darurat, dan tujuan keuangan jangka panjang. Dengan pembagian tersebut, aset yang dimiliki dapat dikelola berdasarkan kebutuhan dan jangka waktu penggunaannya.
Mulai dengan Memahami Kondisi Keuangan
Sebelum menambah aset, hitung terlebih dahulu pemasukan, pengeluaran, cicilan, dan dana yang tersedia. Informasi ini membantu menentukan berapa dana yang memang dapat dialokasikan untuk tujuan jangka panjang.
Dana untuk kebutuhan sehari-hari dan kewajiban rutin sebaiknya tidak dicampurkan dengan dana yang dialokasikan untuk investasi. Begitu pula dana darurat perlu disiapkan agar kebutuhan mendadak tidak harus dipenuhi dengan menjual aset investasi.
Tentukan Tujuan Sebelum Memilih Aset
Setiap aset memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, pilihan aset sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu penggunaan dana.
Untuk tujuan yang membutuhkan dana dalam waktu dekat, akses terhadap dana menjadi salah satu pertimbangan. Sementara untuk tujuan jangka lebih panjang, kamu dapat mempertimbangkan instrumen investasi berdasarkan profil risiko dan karakteristik produknya.
Tidak ada satu jenis aset yang otomatis sesuai untuk semua orang. Pahami terlebih dahulu tujuan, risiko, biaya, dan mekanisme setiap produk sebelum mengalokasikan dana.
Mengenal Reksa Dana sebagai Salah Satu Aset
Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan dalam mengelola aset. Dana dari investor dikelola dalam portofolio investasi oleh Manajer Investasi sesuai kebijakan investasi masing-masing produk.
Reksa dana memiliki beberapa jenis dengan karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, pemilihan produk perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu, profil risiko, biaya, serta kebijakan investasi yang tercantum dalam dokumen produk.
Pahami Risiko Sebelum Berinvestasi
Investasi memiliki risiko, termasuk kemungkinan nilai investasi mengalami penurunan. Karena itu, jangan memilih produk hanya berdasarkan potensi keuntungan atau kinerja masa lalu.
Sebelum membeli reksa dana, baca prospektus dan fund fact sheet untuk memahami strategi investasi, risiko, biaya, serta ketentuan transaksi. Pastikan produk yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.
Evaluasi Aset Secara Berkala
Kondisi keuangan dapat berubah seiring bertambahnya penghasilan, perubahan pekerjaan, atau munculnya kebutuhan baru. Karena itu, evaluasi aset secara berkala untuk melihat apakah alokasinya masih sesuai dengan tujuan dan jangka waktu investasi.
Evaluasi juga dapat mencakup perubahan profil risiko, kebutuhan likuiditas, biaya, serta perkembangan nilai investasi. Jika kondisi atau tujuan berubah, alokasi aset dapat dipertimbangkan kembali.
Reksa Dana Online di neobank
Perkembangan layanan digital membuat transaksi reksa dana dapat dilakukan secara online. Melalui reksa dana online di neobank, pengguna dapat mengakses pilihan produk reksa dana yang tersedia melalui aplikasi.
Salah satu pilihan yang tersedia adalah Reksa Dana melalui mitra di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Produk reksa dana tersedia melalui mitra yang bekerja sama dengan Bank Neo Commerce. Reksa dana di neobank bisa mulai dari Rp10.000 dan dikelola oleh manajer investasi berpengalaman.
Sebelum melakukan transaksi, pengguna perlu membaca informasi produk, memahami risiko, serta memastikan produk yang dipilih sesuai dengan tujuan dan profil risiko.
Investasi reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus serta Ringkasan Informasi Produk sebelum melakukan investasi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang.
Jika ingin mulai investasi reksa dana, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store . Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Reksa Dana di website resmi Bank Neo Commerce .
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Sumber berita: VRITIMES indonesia