MADIUN, beritablitar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan seluruh pekerja.
Melalui Webinar Kesehatan Series ke-19 bertajuk "Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja" yang dilaksanakan, Rabu (14/10/2026), perusahaan mengajak seluruh insan KAI untuk lebih peduli dan memahami pentingnya kesehatan mental di tempat kerja.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Kesehatan Daop 7 Madiun ini diikuti oleh jajaran manajemen dan pekerja dari berbagai unit kerja.
Webinar ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, sekaligus menyadarkan bahwa kondisi psikologis yang baik memiliki peran penting dalam mendukung kinerja, produktivitas, dan keselamatan kerja.
Dalam sambutannya, Manager Kesehatan Daop 7 Madiun, Puji Widodo menegaskan, kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan produktif. Sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan pekerja, KAI telah melaksanakan berbagai upaya pendukung.
"Kami telah melaksanakan skrining kesehatan mental yang wajib diikuti oleh sekitar 1.250 pekerja di lingkungan Daop 7 Madiun. Selain itu, kami juga menyediakan layanan konsultasi psikolog di Klinik Mediska sebagai sarana bagi pekerja untuk memperoleh dukungan profesional terkait kondisi psikologisnya," kata Puji.
Hadir sebagai narasumber, Lilik M. C., S.Psi., M.Psi., Psikolog dari IHC RS Toeloengredjo Kediri, menjelaskan berbagai faktor yang dapat memicu tekanan di lingkungan kerja, mulai dari tuntutan pekerjaan, beban tanggung jawab, hingga tantangan menyeimbangkan kehidupan profesional dan pribadi.
"Apabila tidak dikelola dengan baik, tekanan tersebut dapat berkembang menjadi stres berkepanjangan, kecemasan, hingga kelelahan fisik dan emosional akibat tekanan kerja yang terus-menerus," jelas Lilik.
Dalam sesi tersebut, narasumber juga memperkenalkan pendekatan sederhana namun efektif yang disebut analogi lampu lalu lintas untuk membantu pekerja mengenali kondisi emosi diri sendiri.
Tiga tahapan tersebut adalah: merah saatnya berhenti sejenak ketika tekanan memuncak, kuning saatnya mengevaluasi kondisi diri, dan hijau saat siap bertindak dengan tenang. Metode ini diharapkan dapat membantu pekerja mengenali tanda-tanda tekanan psikologis sejak dini.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan, kesehatan mental merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang sehat.
"Bagi KAI, kesehatan pekerja tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental dan emosional. Pekerja yang mampu menjaga keseimbangan mental akan lebih siap menghadapi tantangan pekerjaan, mengambil keputusan dengan baik, serta membangun hubungan kerja yang positif," ujar Tohari.
Tohari menambahkan, menjaga kesehatan mental bukanlah tanda kelemahan, melainkan bagian dari upaya merawat diri agar tetap sehat dan mampu menjalankan tanggung jawab secara optimal.
"Kami berharap melalui webinar ini, insan KAI Daop 7 Madiun semakin terbuka untuk mengenali kondisi dirinya, tidak ragu mencari bantuan profesional ketika dibutuhkan, serta saling mendukung dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, nyaman, dan positif," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental semakin meningkat di seluruh lini organisasi. Dengan dukungan perusahaan, kepedulian antarsesama pekerja, serta kemampuan mengelola tekanan secara tepat, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang sehat dan produktif guna mendukung pelayanan perkeretaapian yang aman, andal, dan berkualitas. (jr)