Ringkasan Berita :
- Koperasi Kelurahan Merah Putih Banjarsari Solo raup omzet Rp300 juta Januari–Juni 2026, padahal hanya buka 2 jam sehari
- Bermodal hanya Rp3,2 juta dari simpanan 32 anggota, berawal dari garasi rumah
- Strategi harga berlapis: warga umum, anggota, dan pedagang kelontong agar tidak saling bersaing
- Kini anggota bertambah jadi 130 orang dan pindah ke rumah dinas kelurahan yang tidak terpakai
SOLO, beritablitar.com - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Banjarsari di Kota Surakarta mencatat pencapaian luar biasa dengan membukukan omzet sekitar Rp300 juta sepanjang semester pertama tahun 2026, meskipun hanya melayani pembelian selama 2 jam setiap harinya.
Ketua KKMP Banjarsari, Budi Agung Setyowicoyo, mengungkapkan keberhasilan ini diraih berkat pendekatan yang merangkul seluruh pelaku usaha di lingkungan sekitar, bukan menciptakan persaingan yang tidak sehat.
“Kami menerapkan tiga tingkatan harga: untuk warga umum, anggota, dan khusus bagi pemilik warung kelontong yang berbelanja untuk dijual kembali. Hal ini kami lakukan sejak awal berdiri karena mendengar masukan dari pedagang agar tidak terjadi persaingan yang merugikan,” kata Budi seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (3/8).
Koperasi ini resmi berbadan hukum pada 25 Juni 2025 dan mulai beroperasi penuh pada Agustus tahun yang sama. Modal awal pendiriannya pun sangat terbatas, hanya berasal dari simpanan pokok 32 anggota pendiri masing-masing sebesar Rp100.000, atau total sekitar Rp3,2 juta.
“Dulu kami mulai dari garasi rumah saya. Kemudian saya berkomunikasi dengan pihak kelurahan, dan kebetulan ada rumah dinas yang sudah tidak terpakai. Akhirnya kami pindah ke sana karena garasi dirasa kurang layak untuk melayani warga,” jelasnya.
Unit usaha yang dijalankan berupa penyediaan kebutuhan pokok meliputi beras, minyak goreng, gas LPG 3 kilogram, telur, gula, sabun cuci, hingga kebutuhan harian lainnya. Seiring kepercayaan masyarakat yang terus meningkat, jumlah anggota koperasi kini bertambah menjadi sekitar 130 orang.
Budi berharap ke depannya KKMP Banjarsari bisa terus berkembang, mendapatkan tempat yang lebih layak, dan menjadi contoh nyata bahwa koperasi mampu tumbuh besar dengan cara melayani dan memberdayakan warga sekitar.
Keberhasilan KKMP Banjarsari menjadi bukti bahwa koperasi berbasis masyarakat mampu tumbuh pesat dengan prinsip kebersamaan, strategi yang tepat, dan pengelolaan yang transparan. (*)