BLITAR, beritablitar.com - Kodim 0808/Blitar menggelar apel dan pengecekan kendaraan dinas Babinsa jajaran di Makodim 0808/Blitar, Jalan A. Yani, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 75 personel dari seluruh jajaran Koramil di wilayah tersebut, bertujuan memastikan kesiapan operasional serta kelayakan sarana pendukung tugas di lapangan.
Apel pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0808/Blitar, Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasipers Kodim 0808/Blitar Kapten Cba Yudi Antonik, S.E., Pejabat Sementara Pasi Inteldim 0808/Blitar Lettu Cba Ach Saiful, Dan Unit Inteldim 0808/Blitar Letda Kav Martinus Manao, serta anggota Staf Inteldim dan personel Provost Kodim 0808/Blitar yang turut membantu proses pemeriksaan berjalan tertib dan menyeluruh.
Dalam arahannya Kasdim 0808/Blitar Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag. menegaskan, pemeriksaan ini mencakup dua aspek utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu kelengkapan administrasi dan kelayakan teknis kendaraan.
"Pemeriksaan ini mencakup dua aspek utama, yaitu kelengkapan administrasi dan kelayakan teknis kendaraan. Keduanya sama pentingnya dan harus terpenuhi agar keselamatan personel saat bertugas benar-benar terjamin," kata Imam Suyoso.
Pada aspek administrasi, tim pemeriksa secara teliti meneliti kelengkapan dokumen kendaraan maupun identitas pengemudi. Hal ini meliputi pengecekan masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga Kartu Tanda Anggota (KTA) milik setiap prajurit yang hadir.
Sementara itu, pemeriksaan aspek teknis dilakukan secara mendalam dan langsung ke lapangan terhadap kondisi fisik kendaraan dinas yang digunakan para Babinsa.
Pemeriksaan mencakup kondisi mesin, sistem kelistrikan, fungsi sistem pengereman, kejelasan dan fungsi lampu-lampu utama maupun lampu penanda, kondisi keausan ban, keberadaan dan fungsi kaca spion, standar kelayakan knalpot, kerapian serta kejelasan plat nomor kendaraan, hingga kelengkapan alat keselamatan pendukung lainnya seperti segitiga pengaman dan alat pertolongan pertama.
"Kendaraan yang kita gunakan harus dalam kondisi prima. Mulai dari mesin, rem, lampu, ban, hingga perlengkapan kecil sekalipun harus diperiksa. Jangan sampai ada yang terlewat dan justru menjadi penyebab masalah saat sedang menjalankan tugas di wilayah," jelasnya.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel TNI saat bertugas. Selain itu, keteraturan administrasi dan kelayakan kendaraan juga mencerminkan kedisiplinan personel secara umum.
"Langkah preventif ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menjamin keselamatan personel saat menjalankan tugas bina teritorial di wilayah. Disiplin di jalan adalah cerminan kedisiplinan kita sebagai prajurit TNI," tambah Kasdim.
Dengan kendaraan dinas yang tertib secara administrasi dan siap pakai secara teknis, para Babinsa diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di wilayah binaannya. Responsivitas dan kecepatan tiba di lokasi saat dibutuhkan menjadi salah satu tujuan utama dari pengecekan rutin ini.
"Dengan kendaraan dinas yang tertib administrasi dan siap pakai, para Babinsa diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal dan merespons setiap dinamika di masyarakat secara cepat dan aman. Kepercayaan masyarakat kepada kita dimulai dari hal-hal sederhana seperti tiba tepat waktu dan selamat sampai tujuan," pungkas Imam Suyoso. (jr)