Ringkasan Berita :
1. Basarnas kejar waktu laksanakan evakuasi KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran.
2. Sebanyak 250 penumpang telah dievakuasi, 40 orang masih terjebak di dalam kapal.
3. Proses evakuasi berlangsung bertahap, tim gabungan kerahkan segala upaya demi keselamatan.
SURABAYA, beritablitar.com – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus berupaya maksimal mengejar waktu untuk mengevakuasi penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang mengalami kebakaran di perairan Laut Jawa.
Hingga saat ini, sebanyak 250 penumpang telah berhasil dievakuasi, sementara 40 orang lainnya masih terjebak di dalam kapal yang terbakar.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keamanan di lokasi kejadian.
"Prosesnya sama seperti sebelumnya. Dari sekitar 250 penumpang yang sudah dievakuasi, kemudian ditransfer ke kapal yang lebih besar. Saat ini masih tersisa 40 orang yang akan dievakuasi menggunakan mekanisme yang sama," kata Nanang, Minggu (2/8/2026).
Menurut Nanang, kondisi di dalam kapal masih cukup sulit karena api yang belum sepenuhnya padam dan kepungan asap. Namun tim gabungan terus berupaya mendekati lokasi agar seluruh penumpang bisa diselamatkan.
"Kami memeriksa setiap sudut kapal, memastikan tidak ada yang tertinggal. Meski risiko tinggi, tim tetap berusaha sekuat tenaga karena keselamatan nyawa adalah prioritas utama," tambahnya.
Sementara itu, Perwakilan Basarnas Madiun, Sumenep, Indramayu, serta jajaran unsur terkait lainnya juga turut dikerahkan untuk mendukung operasi penyelamatan yang berpusat di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi 40 orang yang masih berada di dalam kapal dipantau terus melalui komunikasi yang terjalin. Tim memastikan mereka dalam keadaan relatif aman sambil menunggu giliran evakuasi yang dilakukan dengan sangat hati-hati.
Hingga berita ini diturunkan, operasi evakuasi masih berlangsung intensif. Basarnas mengimbau keluarga penumpang untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi yang akan disampaikan secara berkala. Semua upaya dilakukan agar seluruh penumpang dan awak kapal dapat diselamatkan dengan selamat. (jr)