Ringkasan Berita :
- Kebakaran hutan dan lahan di Bromo meluas hingga titik pandang B29, kawasan wisata "Negeri di Atas Awan" ditutup sementara.
- Luas kebakaran sudah capai lebih dari 176 hektar, api berpotensi menjalar ke arah Pasuruan.
- Petugas gabungan berupaya padamkan api dan menjauhkan dari pemukiman warga.
LUMAJANG, beritablitar.com - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru belum berhasil dipadamkan. Api dilaporkan telah menjalar hingga mencapai kawasan titik pandang B29 atau yang dikenal sebagai lokasi wisata "Negeri di Atas Awan" di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Isnugroho menyampaikan perkembangan tersebut pada Minggu (9/8/2026).
"Malam tadi, api sudah sampai di kawasan view point B29 dan terus menjalar menuju utara," kata Isnugroho.
Kebakaran ini pertama kali terdeteksi sejak 3 Agustus 2026. Hingga kini luas lahan yang terbakar tercatat lebih dari 176 hektar. Dengan arah angin saat ini, rembetan api berisiko terus meluas hingga ke wilayah Pasuruan.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lumajang, instansi terkait wilayah Malang, Probolinggo, pengelola TNBTS, TNI, Polri, serta kelompok Masyarakat Peduli Api terus bekerja keras memadamkan api. Petugas juga telah bersiaga di perbatasan wilayah untuk mencegah api mendekati permukiman warga.
Akibat situasi ini, pengelola telah menutup sementara akses wisata ke lokasi puncak B29.
Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang Galih Permadi menjelaskan, aktivitas wisata hanya dibolehkan sampai area istirahat sekitar satu kilometer sebelum lokasi puncak.
"Untuk wisata B29 ditutup sementara, aktivitas wisata hanya sampai rest area," jelasnya.
Penutupan ini juga berlaku untuk kawasan wisata Bromo secara keseluruhan. Wisatawan yang telah membeli tiket dapat melakukan penjadwalan ulang atau meminta pengembalian dana sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi aturan dan menghindari area yang berbahaya hingga kondisi dinyatakan aman. (jr)
Sumber: Kompas.com