MADIUN, beritablitar.com -  Memperingati Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat berbagai langkah berkelanjutan guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia. Mengusung tema “Global Action for a Cooler Planet”, KAI menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai pilar strategis perusahaan.


Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan,  KAI tidak hanya berfokus pada layanan yang aman dan tepat waktu, tetapi juga konsisten berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi lapisan ozon bumi.

"Sebagai bagian dari KAI Group, Daop 7 Madiun berkomitmen penuh mengimplementasikan prinsip operasional yang hijau. Melalui berbagai inovasi dari hulu ke hilir, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan kereta api turut berkontribusi nyata dalam mereduksi emisi karbon dan menjaga keseimbangan ekosistem," kata Tohari.

Berbagai inovasi telah dijalankan di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Dalam bidang transisi energi, sejak 4 Juli 2026 lokomotif dan kereta pembangkit telah menggunakan Biodiesel B50, naik dari sebelumnya B40, untuk seluruh perjalanan jarak jauh maupun lokal.

Pemanfaatan energi terbarukan juga dioptimalkan melalui pemasangan panel surya di Stasiun Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, serta di Griya Karya Kertosono dan beberapa palang pintu perlintasan guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Di bidang digital, fitur Carbon Footprint dalam aplikasi Access by KAI kini memungkinkan penumpang melihat langsung jumlah emisi karbon yang berhasil dihemat dengan memilih kereta api dibanding kendaraan pribadi. Penerapan sistem tanpa kertas juga digencarkan melalui e-boarding pass dan Face Recognition Boarding Gate yang telah beroperasi di Stasiun Madiun.

Dari sisi infrastruktur, bantalan rel kayu mulai digantikan dengan bantalan sintetis yang lebih tahan cuaca ekstrem, berumur pakai panjang, sekaligus menekan penebangan pohon. Pengelolaan limbah cair di area perawatan sarana juga dipastikan memenuhi baku mutu lingkungan sebelum dialirkan kembali ke alam.

Untuk mengurangi sampah plastik, fasilitas Water Station telah tersedia di stasiun utama Daop 7 — meliputi Madiun, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Blitar — agar penumpang dapat mengisi ulang air minum secara gratis. Alat makan plastik di kereta makan pun telah diganti dengan peralatan berbahan kayu yang ramah lingkungan.

Tohari menegaskan, memilih kereta api berarti ikut serta dalam gerakan global menekan emisi gas rumah kaca. Momentum Hari Ozon Sedunia ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat demi bumi yang lebih sehat.

"Mari jadikan momentum Hari Ozon Sedunia 2026 ini untuk bersama-sama melangkah menuju masa depan yang lebih hijau. Perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan adalah investasi terbaik kita untuk generasi masa depan," pungkas Tohari. (jr)