Ringkasan Berita :
- KAI Daop 7 Madiun salurkan bantuan TJSL Rp123,1 juta untuk 4 sektor
- Bantuan untuk panti disabilitas, alat Reog Ponorogo, pencak silat, dan perbaikan TK
- Semester I 2026 total bantuan yang disalurkan capai Rp461,7 juta
MADIUN, beritablitar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menunjukkan komitmen nyata kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Program Bina Lingkungan senilai Rp123.126.000 bagi empat penerima manfaat di wilayah kerjanya.
Bantuan tersebut meliputi pembangunan asrama Panti Asuhan Disabilitas di Jalan Raya Dungus, Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun sebesar Rp49.200.000; bantuan alat kesenian Reog Ponorogo di Jalan Sri Kaloko, Kelurahan Sukosari, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun senilai Rp25.700.000; pengadaan dan pembaruan alat peraga pencak silat sebesar Rp13.200.000, serta perbaikan fasilitas TK Klegenserut di Jalan Raya Klagenserut, Desa Klagenserut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun senilai Rp35.026.000.
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari menyampaikan, penyaluran bantuan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas umum dan pendidikan, tetapi juga secara aktif mendukung pelestarian kesenian tradisional sebagai warisan budaya leluhur yang harus dijaga bersama.
“Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami berkomitmen tidak hanya berfokus pada operasional dan pelayanan bisnis kereta api, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Tohari dalam siaran pers, Kamis (6/8/2026).
Tohari menambahkan, sepanjang Semester I Tahun 2026, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan total bantuan TJSL sebesar Rp461.771.000 kepada berbagai sektor di wilayah kerja Daop 7 Madiun.
Melalui berbagai program bantuan ini, PT KAI Daop 7 Madiun berharap dapat terus mendukung terciptanya peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemajuan pendidikan, serta kelestarian budaya bangsa secara berkesinambungan. (jr)