MADIUN, beritablitar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun akan melakukan perbaikan geometri pada tiga perlintasan sebidang di wilayah Kabupaten Kediri, guna menjaga keandalan prasarana dan keselamatan perjalanan kereta api. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap pada malam hari mulai Jumat (23/10) hingga Senin (26/10/2026).

Tiga titik perlintasan yang akan diperbaiki adalah JPL 287 Kecamatan Ngasem, JPL 289 Kecamatan Gampengrejo, dan JPL 268 Kecamatan Ngadiluwih. Seluruh pekerjaan berlangsung pukul 20.00 WIB sampai 05.00 WIB setiap malam untuk meminimalkan gangguan terhadap jadwal perjalanan kereta api pada siang hari.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menjelaskan, perbaikan geometri ini merupakan bagian program pemeliharaan rutin prasarana perkeretaapian.

“Perawatan dan peningkatan kualitas prasarana merupakan komitmen KAI untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pekerjaan perbaikan geometri di ketiga perlintasan tersebut, kami terus berupaya memastikan kondisi prasarana tetap terjaga sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan andal,” jelas Tohari.

Selama pengerjaan berlangsung, penempatan peralatan dan material di sekitar lokasi berpotensi menghambat arus lalu‑lintas jalan raya.

Pihak KAI mengimbau warga pengguna jalan merencanakan perjalanan lebih awal atau menggunakan jalur alternatif jika diperlukan.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mengatur waktu keberangkatan, serta mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila memungkinkan,” tambahnya.

Pihak KAI juga mengingatkan agar pengguna jalan tetap waspada saat mendekati lokasi pekerjaan, memperhatikan rambu‑rambu lalu‑lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Area pengerjaan yang dibatasi dilarang dimasuki untuk mencegah risiko kecelakaan.

KAI Daop 7 Madiun menyatakan pemeliharaan prasarana akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung mobilitas masyarakat yang aman dan nyaman. Pihaknya berterima kasih atas pengertian dan kerja sama warga selama masa perbaikan berlangsung. (jr)