BLITAR, beritablitar.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Blitar menyelenggarakan Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bulutangkis "Hidroplus" 2026 di GOR Minarni, Rabu (30/9/2026).

Ajang pembinaan prestasi ini berlangsung hingga 3 Oktober 2026, diikuti 145 atlet yang berasal dari 8 klub binaan PBSI Kota Blitar.

Ketua PBSI Kota Blitar, Stefanus Edy menjelaskan, kejuaraan ini merupakan agenda rutin tahunan yang wajib diselenggarakan sesuai arahan Pengurus Kota. Penamaan "Hidroplus" diambil dari nama sponsor utama yang mendukung kegiatan ini.

"Mulainya Kejurkot dengan sponsor utama Hidroplus, makanya namanya Hidroplus Kejurkot 2026. Kejurkot ini akan menjadi agenda rutin tahunan dan sifatnya wajib, arahan dari Pengkot wajib dilakukan," kata Stefanus saat pembukaan.

Peserta bertanding dalam berbagai kategori usia, mulai dari kelompok Pradini (8 tahun), Dini (10 tahun), Anak-anak (12 tahun), Pemula (14 tahun), Remaja (16 tahun), hingga Taruna (18 tahun), baik untuk kategori putra maupun putri. Jumlah klub peserta bertambah menjadi delapan pada hari pembukaan, setelah sebelumnya tercatat tujuh klub.

Tujuan penyelenggaraan meliputi menjaring bibit atlet muda berbakat, mengasah jam terbang serta mental bertanding, mempererat silaturahmi antar-klub, sekaligus menjadi jalur resmi pemilihan atlet yang akan dikirim ke jenjang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) hingga Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

Stefanus mengakui terdapat kendala dalam persiapan, terutama terkait perizinan yang sempat tersendat. Meski belum ada izin resmi keluar, panitia memutuskan tetap melanjutkan penyelenggaraan dengan terus melakukan negosiasi, demi kepentingan para atlet serta tanggung jawab kepada pihak sponsor.

"Selama persiapan itu ada kendala, berkait perizinan, di situ agak tersendat-sendat. Tapi saya sampaikan kepada insan olahraga, kami akan jalan terus karena pertimbangan kami ini ya kasihan atlet. Sampai hari ini belum keluar, tapi kami tetap negosiasi dengan pihak terkait," tegasnya.

Sebagian besar peserta sudah pernah meraih prestasi di ajang Liga Pelajar maupun kejuaraan tingkat Karesidenan. Harapannya, mereka semakin matang dan mampu membawa nama harum Kota Blitar di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Kota Blitar, Heru Santoso, yang mewakili Ketua Umuk KONI Kota Bliat, Elim Tyu Samba menilai, kejuaraan ini langkah penting dalam persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027.

"Kita lihat sendiri antusiasme masyarakat, dari Pradini sampai Taruna, banyak sekali atlet. Ini merupakan ajang yang sangat bagus karena dalam persiapan Porprov 2027, di sini akan mencari bibit-bibit untuk menuju kejuaraan maupun Porprov nanti," kata Heru Santoso.

Heru berharap pola pembinaan serupa tidak hanya dijalankan PBSI, tetapi juga cabang olahraga lain, agar Kota Blitar semakin kaya bibit atlet andal. (jr)