MADIUN, beritablitar.com - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 28 September 2026, Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmen meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, andal, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Semangat peringatan kali ini diusung dalam tema “Semakin Melayani.”
Peringatan HUT ke-81 KAI di wilayah Daop 7 Madiun diwujudkan melalui kegiatan Family Gathering yang digelar di Kantor KAI Daop 7 Madiun, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan seluruh insan KAI sekaligus merefleksikan perjalanan perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Manajer Humas Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan, bertambahnya usia perusahaan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan budaya keselamatan dalam setiap lini operasional.
"HUT ke-81 KAI bukan hanya momentum untuk merayakan perjalanan panjang perusahaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Semangat 'Semakin Melayani' harus berjalan seiring dengan penguatan keselamatan, karena bagi KAI keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap perjalanan dan seluruh aktivitas operasional," kata Tohari.
Pelayanan yang semakin baik tidak hanya diwujudkan melalui fasilitas dan kemudahan bagi pelanggan, tetapi juga melalui konsistensi insan KAI dalam memastikan perjalanan kereta api berlangsung aman, tertib, andal, dan sesuai standar yang ditetapkan.
Selain kebersamaan, peringatan HUT ke-81 juga diisi kegiatan kepedulian sosial, antara lain donor darah, penyerahan bingkisan kepada Petugas Jaga Lintasan, serta pemberian seragam bagi 53 orang petugas porter di Stasiun Madiun, Jombang, Kediri, dan Blitar. Sebelumnya, KAI Daop 7 Madiun juga telah menyalurkan Program Bina Lingkungan TJSL senilai total Rp 471.775.000 guna mendukung pendidikan dan sosial lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa kereta api hadir sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Karena itu, peningkatan pelayanan harus dibangun bersama dengan budaya keselamatan yang kuat," pungkas Tohari. (jr)