BLITAR, beritablitar.com - Nilai-nilai dasar berbangsa tidak boleh sekadar tersimpan di ingatan, melainkan harus tercermin dalam sikap sehari-hari. Demikian ditekankan Anggota MPR RI/ DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VI, Endro Hermono, saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung Garuda P4S, Kelurahan Satrean, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, dan kader partai ini digelar untuk menguatkan kembali pemahaman sekaligus pengamalan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika di tengah kehidupan bermasyarakat.
Endro Hermono, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi VIII DPR RI, menyampaikan, bahwa Pancasila bukan sekadar lambang negara atau hafalan saat masa sekolah.
"Pancasila bukan sekadar lambang atau hafalan, tetapi harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari," jelas Endro di hadapan para peserta.
Mengenai Undang-Undang Dasar 1945, ia menegaskan konstitusi itu adalah payung yang melindungi seluruh warga negara sekaligus menjadi acuan penyelenggaraan pemerintahan.
"UUD 1945 mengatur penyelenggaraan negara sekaligus menjamin hak dan kewajiban setiap warga negara," tandas Endro.
Keutuhan wilayah Indonesia, lanjutnya, adalah hasil kesepakatan para pendiri bangsa yang harus dijaga bersama, tanpa terkecuali.
"NKRI adalah bentuk negara yang sudah disepakati para pendiri bangsa dan harus dijaga keutuhannya," tegasnya.
Terkait keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa ini, Endro mengajak masyarakat memandang perbedaan bukan sebagai alasan perpecahan, melainkan sebagai kekuatan yang menyatukan.
"Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu," tuturnya.
Endro Hermono yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar
memperingatkan, di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu benar, pemahaman yang kuat terhadap empat pilar kebangsaan adalah benteng agar bangsa ini tidak kehilangan arah dan jati dirinya.
"Pemahaman terhadap empat pilar menjadi benteng agar bangsa ini tidak kehilangan jati dirinya," ujarnya.
Pemahaman saja belum cukup, kata Endro; nilai-nilai luhur itu harus diwujudkan mulai dari lingkungan yang paling dekat, yaitu keluarga, hingga lingkungan masyarakat.
"Tidak cukup hanya mengetahui, tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat," ucapnya.
Endro Hermono berharap semangat persatuan ini terus menyebar luas, agar Indonesia semakin kokoh dan maju.
"Semakin kuat pemahaman terhadap empat pilar, semakin kokoh pula persatuan dan kemajuan bangsa Indonesia," pungkas Anggota MPR RI/ DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VI. (jr)
Endro Hermono Ajak Warga Teguhkan Persatuan Lewat Empat Pilar