Ringkasan Berita :
- Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba serahkan 60 ekor ayam petelur ke Lapas Kelas IIB Blitar sebagai bantuan pribadi.
- Bantuan untuk ketahanan pangan & edukasi peternakan warga binaan; disesuaikan kapasitas kandang.
- Elim: sinergi Pemkot–Lapas perhatikan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan.
- Apresiasi program peternakan & keterampilan jahit; bekal mandiri saat kembali bermasyarakat.
- Siap tambah bantuan jika kandang siap menampung lebih banyak.
BLITAR, beritablitar.com - Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba menyerahkan bantuan 60 ekor ayam petelur secara pribadi kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar, Senin (21/9/2026). Bantuan ini ditujukan sebagai sarana pembinaan sekaligus penguatan ketahanan pangan warga binaan.
Dalam kesempatan ini, Elim menyampaikan harapan agar bantuan tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang berguna kelak.
"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk seluruh warga binaan di Lapas Kelas IIB Blitar untuk ketahanan pangan dan lain sebagainya, untuk memberi edukasi peternakan kepada seluruh warga binaan supaya mereka bisa kembali lagi bermasyarakat suatu saat nanti," kata Elim.
Penyerahan ini juga menjadi wujud sinergi berkelanjutan antara Pemerintah Kota Blitar dengan pengelolaan Lapas.
Elim menegaskan, perhatian pemerintah mencakup seluruh kelompok masyarakat, termasuk warga binaan. Dan seluruh pejabat struktur yang ada di Lapas Kelas IIB Blitar.
"Harapan kami dari Pemerintah Kota Blitar senantiasa bersinergi, salah satunya di Lapas Kelas IIB Blitar, bagaimana kita bisa memperhatikan seluruh lapisan masyarakat, salah satunya yaitu warga binaan yang ada di Kota Blitar," jelasnya.
Elim menyebut, jumlah yang diserahkan sebanyak 60 ekor ayam petelur disesuaikan dengan kapasitas kandang yang tersedia saat ini.
"Ini tadi 60 ekor karena yang tersedia kandangnya untuk 60 ekor dan mungkin jika nanti dibutuhkan lagi," imbuhnya.
Elim juga memberikan apresiasi terhadap program pembinaan yang sudah berjalan di Lapas Blitar, mencakup kegiatan peternakan serta keterampilan menjahit bagi warga binaan perempuan.
"Ada peternakan, dan juga ada keterampilan jahit-menjahit untuk perempuan-perempuan. Jadi saya rasa ini bagus sekali untuk menyiapkan keterampilan mereka untuk bersiap keluar dari sini, bermasyarakat kembali dengan keterampilan-keterampilan yang sudah maksimal," pungkas Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba. (jr)