BLITAR, beritablitar.com - Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA Jawa Timur Sirkuit 3 resmi berakhir di GOR Soekarno Hatta, Kota Blitar, Minggu (20/9/2026).
Ajang yang diikuti 550 atlet dari 28 kabupaten dan kota ini menutup rangkaian pertandingan dengan tuan rumah (Kota Blitar) meraih gelar Juara Umum 3.
Plt Ketua KONI Kota Blitar yang juga Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba menyambut antusiasme luar biasa peserta yang jumlahnya jauh melampaui kuota awal 350 orang.
Elim mengajak seluruh atlet menjadikan semangat bertanding di Kota Proklamator sebagai dorongan kekuatan.
"Hari ini adanya panas, luar biasa. Semoga panas menggelorakan semangat bagi para-para atlet yang hadir pada kompetisi ini," kata Elim Tyu Samba, Senin (21/9/2026).
Elim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir di kota yang dikenal sebagai kota berita tercinta.
"Terima kasih, Pak Ketum. Selamat menikmati kota proklamator, kota kecil, kota berita tercinta," ujarnya.
Elim secara khusus mengucapkan selamat kepada para pemenang, terutama kontingen Kota Blitar yang tampil membanggakan.
"Selamat dan Sukses atas Kejuaraan IBCA MMA Provinsi Jawa Timur Sirkuit 3 di Kota Blitar. Kami juga mengucapkan Selamat kepada Para Pemenang khususnya kontingen Kota Blitar yang berhasil meraih Juara 1 Kategori Senior beserta Juara Umum 3. Jaya terus olahraga Kota Blitar!" pungkas Elim Tyu Samba.
Sementara Ketua IBCA MMA Kota Blitar, Oky Yohan Diyastanto, menyampaikan, kontingen tuan rumah Kota Blitar tampil membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum 3. Dari 60 atlet yang diikutsertakan, Kota Blitar mengantongi 19 medali emas, 11 perak, dan 10 perunggu.
"Kota Blitar juara umum di kejuaraan provinsi IBCA MMA Sirkuit 3 Kota Blitar 2026. Dengan memperoleh 19 medali emas, 11 perak, dan 10 perunggu. IBCA MMA Kota Blitar kemarin menerjunkan kurang lebih 60 atlet," jelas Oky.
Capaian ini sekaligus melanjutkan tren peningkatan prestasi setelah pada Sirkuit 2 sebelumnya Blitar menempati posisi kedua juara umum.
Ketua Umum IBCA MMA Jawa Timur, Arief Budi Prasetyo, memuji perkembangan atlet tuan rumah dan menegaskan pemilihan Kota Blitar sebagai lokasi penyelenggaraan didasari atmosfer kompetisi yang kondusif.
Ajang ini juga berfungsi sebagai sarana penjaringan atlet untuk kejuaraan tingkat nasional pada Desember 2026, sekaligus persiapan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) November mendatang serta Kejurprov 2027 di Surabaya. (jr)