Ringkasan Berita :

- Bupati dan Wakil Bupati Blitar tampil langsung di panggung Dramasoka Alun-alun Kanigoro, meriahkan Hari Jadi ke-702.
​
- Kegiatan wujud pelestarian budaya sekaligus dorong ekonomi lewat pemberdayaan UMKM lokal.

- Hadirkan Cak Percil dan Happy Asmara, perayaan pererat hubungan pemimpin dan masyarakat.

BLITAR, beritablitar.com - Panggung Dramasoka di kawasan Alun-alun Kanigoro, Kabupaten Blitar, Jumat malam (7/8/2026), tidak hanya menjadi tempat para seniman mempertontonkan kebolehannya. Malam itu, batas antara panggung pemerintahan dan panggung hiburan ikut mencair ketika Bupati Blitar Rijanto beserta Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah tampil langsung di hadapan ribuan masyarakat.

Bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, keduanya sejenak meninggalkan suasana formal pemerintahan untuk ikut menjadi bagian dari pertunjukan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar.

Penampilan para pejabat tersebut sontak mengundang perhatian penonton. Sosok yang biasanya hadir dalam rapat atau forum kebijakan, malam itu tampil lebih santai dan komunikatif. Wakil Bupati Beky Herdihansah bahkan tampil dengan kostum khas berwarna biru yang menjadi ciri penampilannya malam itu.

Tawa dan tepuk tangan warga pun pecah ketika para pejabat memainkan peran dalam balutan drama dan humor. Momen ini seolah memperlihatkan wajah lain pemerintahan: bukan hanya berbicara dari podium, melainkan hadir di tengah masyarakat lewat bahasa yang lebih dekat, yakni seni dan hiburan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Rijanto menyampaikan, panggung Dramasoka memiliki makna lebih panjang daripada sekadar meriahkan perayaan.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pagelaran Dramasoka ini. Semoga Blitar semakin berdaya dan berjaya, sesuai tema Hari Jadi ke-702, yakni Manggih Raharjo Blitar Kuncoro," kata Rijanto.

Rijanto menambahkan, kegiatan seni budaya perlu terus diberi ruang agar generasi muda tetap dekat dengan warisan leluhur.

"Dengan digelarnya acara seperti ini, semoga kita terus bisa melestarikan kesenian dan budaya asli daerah kita. Lestari terus seni budaya nusantara," tambahnya.

Selain menjaga nilai budaya, keramaian malam itu juga dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menawarkan produknya. Pemerintah daerah melihat momen ini sebagai jembatan menyatukan kegiatan budaya dengan pergerakan ekonomi masyarakat.

"Selain itu, kami berharap rangkaian kegiatan Hari Jadi Blitar ini bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat. Masyarakat bisa berjualan melalui UMKM yang ada di sini. Ini juga menjadi momentum untuk menyatukan kekompakan dan semangat gotong royong antarwarga," ujar Rijanto.

Suasana semakin meriah dengan penampilan komedian Cak Percil dan penyanyi Happy Asmara yang bergantian menghibur ribuan warga. Namun kehadiran pejabat daerah yang turun langsung ke panggung menjadi daya tarik tersendiri. Warga tak sekadar menonton pertunjukan, melainkan menyaksikan pemimpin hadir berdiri sejajar dengan seniman dan rakyatnya.

Di titik inilah Dramasoka menemukan makna sejatinya: seni menjadi bahasa pemersatu lintas lapisan masyarakat, sementara keramaian menjadi peluang nyata bagi pelaku usaha lokal untuk bergerak.

Perayaan Hari Jadi ke-702 bukan sekadar mencatat usia daerah, melainkan merawat budaya, menggerakkan ekonomi rakyat, dan menjaga hubungan erat antara pemerintah dan masyarakat yang terjalin lewat tawa, kebersamaan, serta kehadiran yang nyata. (jr)