Ringkasan Berita :

• Polres Blitar berikan edukasi kecerdasan buatan (AI) kepada 200 pelajar SMAN 1 Garum agar cerdas, aman, dan bertanggung jawab di ruang digital.​
• Materi mencakup manfaat, risiko hoaks/deepfake, etika, serta aspek hukum pemanfaatan teknologi.​
• Pihak sekolah menyambut positif langkah ini guna membekali siswa menghadapi perkembangan zaman.
Blitar, beritablitar.com - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi perhatian serius Polres Blitar Polda Jatim demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di ruang digital. Langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan edukasi kepada sekitar 200 pelajar SMAN 1 Garum di lingkungan sekolah setempat, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Binmas Polres Blitar, AKP Indrayana didampingi personel dari Bagian SDM, Lalu Lintas, serta Seksi Humas Polres Blitar.

Para pelajar mengikuti rangkaian materi dengan antusias, mulai dari pengenalan perkembangan AI, manfaatnya, hingga potensi risiko yang harus diwaspadai dalam penggunaan sehari-hari.

Edukasi ini dinilai sangat krusial karena generasi muda merupakan kelompok yang paling dekat dengan arus perkembangan teknologi.

AKP Indrayana mengatakan, penguasaan teknologi harus sejalan dengan pemahaman etika, tanggung jawab, dan konsekuensi hukum yang berlaku.

“Tujuan edukasi ini untuk membangun pemahaman dan etika dalam memanfaatkan teknologi secara bijak. Para siswa juga perlu mampu menyaring informasi, mengenali bias data serta mewaspadai hoaks dan deepfake yang dapat menyesatkan maupun merugikan orang lain,” kata AKP Indrayana.

Selain aspek keamanan digital, para pelajar didorong menggunakan AI secara produktif dalam proses belajar dan berkarya. Teknologi ini dapat menjadi alat bantu meningkatkan kreativitas, namun tidak boleh menghilangkan orisinalitas gagasan atau dijadikan sarana plagiarisme.

"AI seharusnya menjadi pendukung, bukan pengganti kemampuan berpikir kritis manusia," tegas Kasat Binmas.

Jajaran Polres Blitar berharap kegiatan ini melahirkan generasi muda yang cerdas digital, adaptif dan berdaya saing, serta mampu memanfaatkannya secara aman, etis dan bertanggung jawab guna mencegah potensi kriminalitas di dunia maya maupun dampak ke kehidupan nyata.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Garum menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif tersebut. Menurutnya, materi ini sangat bermanfaat bagi siswa agar mereka terus mengikuti perkembangan zaman dan menggunakannya dengan penuh tanggung jawab.

“Kegiatan edukasi paham AI dari Polri ini sangat bermanfaat bagi para siswa. Para siswa harus mengikuti perkembangan zaman, melek teknologi, dan mampu memanfaatkan teknologi tersebut dengan baik serta bertanggung jawab,” ujarnya. (jr)