BLITAR, beritablitar.com - Dalam upaya mengantisipasi potensi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Desa Kalipucung Koramil 0808/04 Sanankulon, Serma Devi Maulana, mendampingi secara langsung pelaksanaan kegiatan pengasapan atau fogging yang dilakukan secara serentak di wilayah Lingkungan Dusun Kalipucung RW 01, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Kegiatan berlangsung, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan preventif ini dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor guna memastikan lingkungan warga tetap aman dari ancaman gigitan nyamuk Aedes aegypti yang menjadi vektor utama penularan Demam Berdarah Dengue. Sinergitas antar-pihak dinilai sangat penting agar upaya pencegahan dapat berjalan efektif dan menyeluruh.
Hadir di lokasi kegiatan, antara lain Perangkat Desa Kalipucung, Bapak Tramika Adi Martono, Bidan Desa Ibu Maryamah, Amd. Keb., Babinsa Desa Kalipucung Serma Devi Maulana, tim fogging yang terdiri dari 5 personel Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, serta jajaran ibu-ibu kader kesehatan Desa Kalipucung.
Penyemprotan fogging dilakukan secara menyeluruh dan terarah di berbagai titik di lingkungan pemukiman warga, termasuk saluran air atau selokan, serta area-area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Penyemprotan dilakukan dengan harapan dapat menekan populasi nyamuk penular DBD di wilayah tersebut.
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, Serma Devi Maulana menyampaikan himbauan kepada warga agar tidak hanya mengandalkan langkah teknis berupa fogging semata, tetapi juga secara aktif melaksanakan gerakan pencegahan berbasis partisipasi masyarakat, yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang yang dikenal dengan sebutan 3M Plus.
"Fogging memang diperlukan untuk menekan populasi nyamuk secara cepat, namun pencegahan yang paling efektif tetap berasal dari kesadaran warga sendiri. Jangan hanya menunggu ada fogging, tetapi rutinlah menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air hujan," kata Serma Devi Maulana.
Perangkat Desa Kalipucung, Bapak Tramika Adi Martono, beserta petugas kesehatan setempat menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan partisipasi aktif Babinsa yang senantiasa hadir dan mengawal setiap kegiatan kemasyarakatan, termasuk di bidang kesehatan.
Kehadiran unsur TNI di tengah masyarakat memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan antusiasme warga dalam mengikuti program pencegahan penyakit.
Sinergitas yang terjalin antara unsur TNI, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan kader kesehatan masyarakat ini terbukti ampuh dalam menciptakan suasana tanggap lingkungan di wilayah Desa Kalipucung, di mana setiap pihak saling melengkapi dan berperan aktif menjaga kesejahteraan bersama.
Komandan Koramil 0808/04 Sanankulon, Kapten Inf Moh. Adchiyak, menegaskan bahwa jajaran Babinsa di wilayahnya akan terus siaga dan mendukung penuh berbagai kegiatan preventif di sektor kesehatan masyarakat. Langkah ini, katanya, merupakan bentuk kepedulian nyata serta komitmen TNI dalam melindungi masyarakat di wilayah binaan dari berbagai ancaman penyakit menular.
"Kehadiran Babinsa bukan hanya dalam hal keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli terhadap kesehatan warga. Kami akan terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat agar warga di wilayah Sanankulon terlindungi dari berbagai ancaman penyakit, termasuk Demam Berdarah Dengue," tegas Kapten Inf Moh. Adchiyak.
Pemerintah Desa Kalipucung berharap langkah pencegahan ini dapat terus berjalan berkelanjutan, tidak hanya saat musim hujan tiba, tetapi menjadi kebiasaan hidup sehat sepanjang waktu di kalangan seluruh warga masyarakat. (jr)