Blitar, beritabliar.com - Sebuah rumah milik warga bernama S (77 tahun) yang berlokasi di Dusun Jatiluhur, Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar terbakar, Jumat malam (5/6/2026), sekitar pukul 20.30 WIB.

Kejadian bermula saat pemilik rumah sedang beristirahat dan mendengarkan radio, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah atap yang terbuat dari anyaman bambu.

Kapolres Blitar, AKBP Rivanda, melalui Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheini membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian secara rinci.

"Sekira pukul 20.00 WIB, korban terlihat tiduran di kursi sambil mendengarkan radio. Kemudian sekira pukul 20.30 WIB, ia mendengar suara ledakan dari atap rumah," kata Muheini.

Korban segera bangun dan keluar rumah untuk mengecek sumber suara, lalu mendapati bagian atap rumahnya sudah mulai terbakar.

"Saat dilihat, ternyata atap rumah yang berbahan anyaman bambu sudah dalam keadaan terbakar. Korban langsung berupaya menyelamatkan barang berharga yang ada di dalam," imbuhnya.

Beruntung, pemilik rumah sempat mengeluarkan dua kendaraan, yaitu sepeda motor dan sepeda ontel, sebelum api membesar dan menghalangi jalan masuk.

"Karena melihat api sudah membesar dengan cepat, korban tidak berani masuk kembali ke dalam rumah. Ia pun meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian ke Polsek Selopuro," jelas Muheini.

Api baru berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.00 WIB oleh petugas pemadam kebakaran.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian, sementara ini kami menduga kuat penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik atau konsleting," tegasnya.

Dalam peristiwa ini tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka. Pihak kepolisian pun mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

"Kami menghimbau warga selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Pastikan aliran listrik dalam keadaan aman dan terawat," ujar Muheini.

Selain itu, warga diminta memeriksa peralatan rumah tangga serta menyiapkan alat pemadam api ringan di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

"Saat meninggalkan rumah, lakukan pengecekan ulang kompor dan aliran listrik. Siapkan juga alat pemadam api di rumah untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. (jr).