BLITAR, beritablitar.com - Sebanyak 64 personel Kodim 0808/Blitar resmi menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi pada periode 1 Oktober 2026. Upacara pelantikan dan laporan korps rapor berlangsung khidmat di Halaman Makodim 0808/Blitar, Jalan Ahmad Yani, Kepanjenkidul, Kota Blitar, Kamis (1/10/2026).

Acara dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0808/Blitar, Mayor Inf Imam Suyoso, S.Ag. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat ini bukan sekadar pemberian semata, melainkan bukti penghargaan negara atas pengabdian yang telah ditunjukkan.

"Kenaikan pangkat ini bukanlah sekadar hadiah, melainkan bentuk penghargaan nyata dari negara atas dedikasi, loyalitas, serta prestasi kerja yang telah ditunjukkan oleh para prajurit.

Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang senantiasa konsisten dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0808/Blitar," kata Mayor Inf Imam Suyoso.

Dari 64 personel yang naik pangkat, rinciannya meliputi 51 orang Bintara, 7 orang Tamtama, dan 6 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0808/Blitar.

Kasdim mengingatkan bahwa pangkat yang lebih tinggi membawa amanah dan tanggung jawab yang lebih besar pula.

"Dengan bertambahnya amanah pangkat yang baru ini, saya berpesan agar para personel semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, dan kinerja di satuan masing-masing. Pangkat yang lebih tinggi menuntut kualitas pengabdian yang lebih matang, baik dalam hal operasional satuan maupun dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan di wilayah Blitar," jelasnya.

Di akhir amanatnya, Mayor Inf Imam Suyoso berharap seluruh personel yang naik pangkat dapat menjadi teladan, tidak hanya di lingkungan militer, tetapi juga di tengah masyarakat luas.

"Teruslah berkarya dan menjadi teladan yang baik. Keteladanan tersebut diharapkan dapat ditunjukkan tidak hanya di lingkungan militer, tetapi juga di tengah kehidupan masyarakat luas, demi kejayaan TNI Angkatan Darat serta tetap tegaknya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya.(jr)