BLITAR, beritablitar.com - Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kota Blitar bekerja sama dengan Kodim 0808/Blitar menyelenggarakan Open Tournament Domino Orado (101) Piala Panglima TNI, Minggu (27/9/2026) di Aula Shodancho Soeprijadi Kodim 0808/Blitar.

Kegiatan ini dalam rangka peringatan HUT TNI ke-81 tahun 2026 yang digelar serentak di 101 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dengan 18 titik pelaksanaan di wilayah Jawa Timur.

Di Kota Blitar, turnamen ini diikuti 64 pasang peserta yang dibagi ke dalam empat tim. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Ketua ORADO Kota Blitar, jajaran Forkopimda Kabupaten dan Kota Blitar, serta perwakilan KONI Kota Blitar.

Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, S.Stat., menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan olahraga domino secara luas kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Intinya target hari ini, gimana caranya Orado ini bisa semakin dikenal di masyarakat, seluruh masyarakat bisa memainkan domino, dan domino makin dikenal, lalu domino bisa jadi perekat persatuan di tengah-tengah masyarakat hari ini," kata Mahenda.

Mahenda Pembinaan jangka panjang juga menjadi fokus utama.

"Harapannya ke depan, kalau tahun depan sudah ada Porprov, Kota Blitar, Kabupaten Blitar menyiapkan atlet terbaiknya. Terus waktu PON 2028, salah satu kontingen kita harus ada yang asli dari Blitar," ujarnya.

Ketua ORADO Kota Blitar, M. Hardita Magdi, S.H. yang akrab disapa Mas Dito menegaskan, organisasi ini hadir membuka peluang prestasi bagi generasi muda yang sebelumnya belum memiliki wadah.

"Tentunya kita di sini untuk membangun prestasi Kota Blitar. Banyak generasi kita yang saat ini memang tidak ada arah untuk menuju prestasi. Ini kesempatan kami untuk membangun prestasi melalui Federasi Olahraga Domino Indonesia," kata Hardita.

ORADO Kota Blitar merencanakan sosialisasi dan edukasi ke berbagai lingkungan agar olahraga ini semakin dikenal dan diminati.

"Nanti kita ke depan untuk sosialisasi di masing-masing sekolah negeri, kemudian ada di guru-guru juga nanti kita akan memberikan edukasi terkait dengan domino ini. Bahkan nanti di setiap kelurahan kita akan pengadaan meja untuk mengenalkan kepada orang-orang," tandas Dito.

Antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi, warga datang mendaftar tanpa perlu diajak. Saat ini telah tersedia empat pasang atlet junior yang dipersiapkan untuk seleksi menuju Porprov 2027.

"Masyarakat sendiri datang mendaftar. Kami persiapkan adik-adik junior untuk Porprov 2027, insya Allah sudah ada empat pasang yang kami siapkan," tambahnya.

Atlet yang meraih prestasi akan mendapat dukungan penuh.

"Pesan kami, kita terus mendalami Orado ini guna meraih prestasi untuk Kota Blitar. Atlet yang mendapat medali akan dibebaskan biaya pendidikannya melalui beasiswa dari ORADO Pusat hingga jenjang kuliah," pungkas Mas Dito.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Blitar sekaligus Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kehadiran ORADO di Kota Blitar.

"KONI Kota Blitar sangat mengapresiasi inisiatif ORADO yang telah membuka wadah prestasi baru bagi generasi muda kita. Selama ini banyak potensi yang belum tersalurkan, dan kehadiran olahraga domino ini menjadi ruang baru bagi anak-anak untuk mengembangkan bakatnya," kata Elim Tyu Samba.

Elim menambahkan, domino bukan sekadar permainan, melainkan cabang olahraga yang melatih kualitas berpikir.

"Domino bukan sekadar permainan kartu. Ini adalah olahraga pikiran yang melatih ketajaman berpikir, ketelitian, kesabaran, serta kerja sama tim. Semua nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda yang cerdas dan tangguh," tambahnya.

KONI Kota Blitar memberikan dukungan penuh terhadap rencana sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun kelurahan, serta pembibitan atlet menuju ajang bergengsi.

"Kami dukung penuh langkah sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kelurahan. Semakin luas jangkauannya, semakin banyak bibit unggul yang akan lahir. Kami berharap dari pembinaan ini nanti muncul atlet-atlet andalan yang dapat mengharumkan nama Kota Blitar di Porprov 2027, hingga PON 2028," pungkas Elim Tyu Samba. (jr)