Ringkasan Berita :

• Kebakaran kandang ayam bertingkat milik warga Desa Plosorejo, Kademangan, Blitar, diduga dipicu pemanas arang.​
• Sebanyak 21.000 anak ayam, pakan, dan peralatan kandang ikut hangus; kerugian ditaksir capai Rp1 miliar.
• Tidak ada korban jiwa, petugas pemadam berhasil cegah api menjalar ke bangunan sekitar.

BLITAR, beritablitar.com - Sebuah kandang ayam bertingkat milik warga Dusun Plosorejo, RT.02/RW.04, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, hangus terbakar, Kamis (13/8/2026). Ribuan anak ayam beserta sejumlah peralatan kandang ikut hangus dalam peristiwa yang diduga dipicu penggunaan pemanas arang.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo, S.Sos. menyampaikan, kebakaran terjadi sekira pukul 04.30 WIB. Awalnya, penjaga kandang melihat kepulan asap muncul dari bagian atas kandang yang terbuat dari bambu, kayu kelapa, dan beratap asbes.

"Kandang ayam tersebut bertingkat. Menurut informasi yang diterima, titik api berasal dari kandang yang berada di lantai atas. Penjaga kandang segera menghubungi pemilik kandang. Sesampainya di lokasi, kandang sudah terlanjur terbakar. Pemilik pun meminta bantuan warga sekaligus menghubungi pihak pemadam kebakaran," kata Tedi Prasojo.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga kuat dipicu pemanas arang yang digunakan di dalam kandang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian yang dialami pemilik, Imam Mutarom, cukup besar.

"Kandang berisi 21.000 ekor anak ayam hangus terbakar, bersama 150 sak pakan ayam, tempat minum ayam, dua panel listrik sepanjang 23 meter, mesin diesel, pompa air, tandon air, alat pemadam ringan, hingga timbangan digital. Hitungan sementara kerugian pemilik diperkirakan mencapai kurang lebih 1 miliar rupiah," pungkas Tedi Prasojo.

Saat ini, pihak pemilik kandang masih melakukan perhitungan kerugian secara lebih rinci. Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas terkait diharapkan dapat memberikan perhatian dan dukungan kepada pelaku usaha peternakan agar dapat segera bangkit kembali. (jr)