Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela bersama saudara asuhnya, yaitu Ibu Tresia Kristina dan putranya Marco, warga dusun Wungukerep Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar.

BERITABLITAR.COM – Polres Blitar bersama Polres Blitar Kota, Kodim0808 dan Pemerintah Daerah mencanangkan Program Orang Tua dan Saudara Asuh warga Papua di Blitar Raya di Ruang Pusat K3I Sarja Arya Racana Polres Blitar Kota, Jumat (9/4/2021).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI, Polri dan pemerintah daerah terhadap warga Papua yang merantau dan menuntut ilmu ke Blitar. Dengan pencangan tersebut, kini pelajar dan warga asal Papua yang tengah merantau dan menempuh pendidikan di Blitar sudah memiliki orang tua dan saudara asuh.

Usai penyerahan orang tua dan saudara asuh, dalam kegiatan tersebut Kapolres Blitar juga menerbitkan SIM C gratis kepada 2 orang warga Papua yaitu, anggota Yonif 511 Blitar dan Ibu Tresia Kristina yang tinggal di Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, yang sebelumnya telah mengikuti prosedur ujian teori dan praktek.

Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, program orang tua dan saudara asuh warga Papua yang ada di Blitar Raya, merupakan bentuk kepedulian TNI-Polri dan pemerintah daerah.

“Ini adalah bentuk kepedulian TNI, Polri dan pemerintah daerah terhadap warga Papua yang sudah jauh-jauh merantau dan  menuntut ilmu ke Blitar, atau bekerja meninggalkan keluarganya,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Jumat (9/4/2021).

Selanjutnya  mereka diserahkan kepada orang tua asuhnya,  yang tak lain adalah Forkopimda Blitar Raya. Diantaranya, Rian Boy Marweri (18), pelajar kelas XI Bahasa SMAK Diponegoro, Kota Blitar diserahkan kepada orang tua asuhnya  yaitu  Walikota Blitar Santoso. Anselmus Iyai (19), pelajar kelas XII IPS 2 SMAK Diponegoro, Kota Blitar kepada Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Heri Setyawan. Grivel Eden Bindosano (18), pelajar kelas XI IPA 1 SMAK Diponegoro, Kota Blitar kepada Pgs Dandim 0808 Blitar, Letkol Arm M Muslikh. Sedang saudara asuh, yaitu Ibu Tresia Kristina (33) warga dusun Wungukerep Desa/Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar dan putranya Marco diserahkan kepada Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela.

Sementara Wakil Wali Kota Blitar, Tjujuk Sunario yang mewakili Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah positif dalam rangka menunjukkan Kebhinekaan di Blitar Raya. Keberadaan Siswa Papua ataupun warga Papua di Blitar haruslah mendapatkan perlakuan sama dengan warga Blitar ataupun warga dari daerah lain.

“Kedepannya kami berharap kegiatan ini dapat di tindak lanjuti lebih jauh. Kami berharap program ini selain bisa terjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik, juga bisa membantu meringankan beban mereka, selama hidup jauh dari orang tua dan keluarga,” kata Tjujuk Sunario.. (Fajar AT)

Petugas Temukan Pasangan di Bawah Umur Di Kamar Kos
Bikin Konten Pocong, Enam Bocah di Blitar Diamankan Polisi
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.