Prank pocong yang dilakukan anak dibawah umur di dekat rel kereta api di dusun Sumber Buntong, Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM – Usai membuat konten prank pocong di dekat rel kereta api di

dusun Sumber Buntong, Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar, 6 anak di bawah umur digiring ke Mapolsek Sanankulon.

Keenam remaja tersebut diketahui masih berusia antara 13-16 tahun. Setelah menjalani pemeriksaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya, mereka diserahkan kepada orang tuanya masing-masing.

Kapolsek Sanankulon AKP Wahono mengatakan, kejadian ini berawal ketika polisi mendapat informasi dari warga, kalau selama dua hari terakhir ada pocong yang menakuti warga. Selanjutnya petugas bersama warga setempat langsung mengecek ke lokasi tersebut.

“Diam-diam kami mengecek ke TKP, ternyata benar. Namun bukan pocong beneran melainkan enam anak yang sengaja berdandan pocong untuk membuat konten prank menakut-nakuti warga,” kata AKP Wahono, Jumat (9/4/2021).

Lebih lanjut Wahno menyampaikan, dengan didampingi orang tua dan perangkat desa, 6 anak  tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Sanankulon. Mereka dibina dan diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Kami beri sanksi sosial membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Karena kan hal seperti ini bisa membahayakan diri mereka sendiri apalagi lokasinya di dekat rel kereta api. Serta bisa mencelakai pengendara yang melintas,” tandasnya. (Fajar AT)

Pencanangan Program Orang Tua dan Saudara Asuh warga Papua di Blitar Raya
Anggota DPR/MPR RI Fraksi Gerindra Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.