Ir. Endro Hermono, anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jatim VI dari Fraksi Partai Gerindra, melakukan reses di wilayah pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM – Ir. Endro Hermono, anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jatim VI dari Fraksi Partai Gerindra, melakukan reses di wilayah pantai Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar, Selasa (22/12/2020). Acara tersebut dihadiri 50 orang yang terdiri dari petani dan nelayan setempat, dengan menerapkan protokol kesehatan.

Selain menampung aspirasi para petani dan nelayan, Endro Hermono juga mensosialisasikan terkait asuransi nelayan yang dibiayai pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sedangkan untuk para petani, dijelaskan terkait persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian.

Sementara dalam kesempatan tersebut, para petani pada umumnya mengusulkan berkaitan dengan pupuk bersubsidi yang sering sulit didapat, dan cara mendapatkan Kartu Tani yang menjadi kendala selama ini.

Endro Hermono mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupaya untuk menjalankan Undang-Undang Republik Indoneisa Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam.

“Hal itu diwujudkan melalui program Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN), sebagai salah satu program prioritas KKP yang juga sejalan dengan Nawacita nomor lima yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia,” kata Endro Hermono.

Lebih lanjut Endro menyampaikan, BPAN dimaksudkan untuk menjamin kegiatan nelayan yang lebih baik dalam usaha penangkapan ikan. Sehingga hak-hak dan kewajiban nelayan menjadi jelas serta akan terlindungi dalam kegiatan usaha penangkapannya.

“Manfaat yang diperoleh antara lain ketentraman dan kenyamanan bagi nelayan, dan meningkatnya kesadaran nelayan untuk melanjutkan asuransi secara mandiri,” jelasnya.

Endro menambahkan, adapun calon penerima bantuan asuransi nelayan merupakan nelayan yang memenuhi ketentuan sebagai berikut: memiliki kartu nelayan, berusia maksimal 65 tahun, menggunakan kapal berukuran paling besar 10 GT, tidak pernah mendapatkan bantuan program asuransi dari pemerintah.

“Sejak digulirkan, KKP telah menerbitkan 143.600 polis asuransi nelayan di 34 provinsi di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Sementara terkait pertanian Endro menandaskan, pemerintah memberikan sejumlah syarat kepada petani miskin yang akan mendapat bantuan. Nantinya bantuan tersebut diberikan dalam bentuk peralatan dan kebutuhan produksi pertanian.

“Ada tiga kategori petani yang akan menerima bantuan. Pertama itu terdiri dari petani serabutan, kedua petani yang berstatus petani buruh tani, dan petani penggarap. Mereka ini yang dalam Covid-19 ini terdampak langsung,” tandasnya.

Endro yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Blitar ini menyampaikan, Kemterian Pertanian telah mengeluarkan program kartu tani yang memiliki manfaat cukup bagus untuk para petani. Karena kartu tani adalah program dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian RI dengan tujuan untuk memudahkan petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Kartu tani merupakan sarana untuk memudahkan petani mendapatkan pupuk bersubsidi dengan harga sesuai HET (harga eceran tertinggi) yang telah ditentukan oleh pemerintah. Bukan hanya itu saja, kartu tani juga dapat dipergunakan para petani untuk berbagai kebutuhan dan keperluan pertaniannya,” jelasnya.

Menurut Endro, dengan memiliki kartu tani, nantinya para petani akan mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi dan dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi.

“Langkah seperti ini juga efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran,” ujarnya.

Endro menambahkan, cara mengaktifkan kartu tani tidak sulit dan sangat mudah, pertama petani harus memiliki kartu tani. Selanjutnya petani datang ke bank terkait (bank yang menerbitkan kartu tani, apakah BNI, BRI, BTN atau Mandiri). Kemudian mengisi saldo sesuai dengan ketentuan bank terkait.

“Setelah kartu tani aktif, untuk keamanan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pemilik kartu tani diharuskan mengubah PIN standar kartu tani. Setelah aktif, kartu tani langsung bisa digunakan untuk pembelian pupuk bersubsidi,” pungkas anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jatim VI dari Fraksi Partai Gerindra. (Fajar AT)

Interpretasi Bentuk Akronim Dalam Penamaan Fanbase K-Pop
Dalam 1 Tahun BNN Kabupaten Blitar Rehabilitasi 13 Pecandu Narkoba
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.