Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi

BERITABLITAR.COM – Pasca rekom PKB turun untuk pasangan Henry Pradipta Anwar dan Yasin Hermanto, akhirnya DPC PPP Kota Blitar mengambil langkah untuk memutuskan dukungan di Pilwali Blitar 2020. DPC PPP Kota Blitar memutuskan ikut berkoalisi dengan PDIP dan Partai Gerindra mengusung pasangan calon Wali Kota dan wakil Wali Kota Blitar, Santoso-Tjutjuk Sunario.

Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi mengatakan, PPP yang memiliki tiga kursi di DPRD Kota Blitar, berencana mengusung calon wakil wali kota di Pilwali Blitar dari kadernya sendiri.

“Awalnya PPP akan merekomendasi kadernya sendiri yaitu, Nuhan Eko Wahyudi sebagai calon wakil Wali Kota di Pilwali Blitar 2020 ini,” kata Agus Zunaidi, Senin (24/8/2020).

Lebih lanjut Agus Zunaidi menyampaikan, sebelumnya PPP juga sudah berkomunikasi dengan calon Wali Kota yang diusung DPC PKB Kota Blitar, Henry Pradipta Anwar. Namun belakangan rekomendasi dari PKB turun satu paket untuk pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto.

Agus Zunaidi menyebut, posisi wakil untuk calon wali kota dari PKB sudah diisi Yasin Hermanto yang merupakan Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar. Dengan begitu, Nuhan yang awalnya digadang menjadi calon wakil wali kota dari PPP tidak mendapat pasangan.

“Awalnya, rekomendasi PPP akan diberikan ke Pak Nuhan, tapi karena tidak dapat gandingan, akhirnya kami ke pak Tjutjuk, yang menjadi calon wakil dari calon Wali Kota Santoso yang diusung PDIP,” jelas Agus Zunaidi.

Agus Zunaidi menandaskan, sikap politik PPP untuk mendukung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020 tersebut sudah melalui musyawarah internal partai.

“Hampir 95 persen suara internal partai mulai tingkat ranting, PAC, dan DPC menghendaki ikut mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020,” tandasnya.

Agus menambahkan, sebelumnya Tjutjuk Sunario juga mendaftar dalam penjaringan bakal calon wali kota-bakal calon wakil wali kota di DPC PPP Kota Blitar.

“Pak Tjutjuk masuk satu dari empat nama pendaftar yang kami usulkan ke DPP melalui DPW untuk mendapat rekomendasi dari PPP di Pilwali Blitar 2020,” imbuhnya.

Agus memastikan rekomendasi PPP di Pilwali Blitar 2020 akan diberikan kepada pasangan calon Wali Kota dan waki Wali Kota Blitar Santoso – Tjutjuk Sunario.

“Bahkan dari DPW juga sudah mengerucut ke pak Tjutjuk. Saat ini rekom-nya masih proses, dan perkiraan satu dua hari lagi sudah turun,” ujarnya.

Sementara Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim mengaku sudah berkomunikasi dengan DPC PPP Kota Blitar untuk membangun koalisi menghadapi Pilwali Blitar. Syahrul menandaskan, dari hasil komunikasi, sekitar 90 persen sudah bisa dipastikan PPP akan bergabung dengan PDIP dan Partai Gerindra untuk mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020.

“Sudah sekitar 90 persen dipastikan PPP akan bergabung dengan PDIP dan Partai Gerindra mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk,” jelas Syahrul Alim. (Fajar AT)

Baru dibentuk, Satgas Inpres No. 6 Tahun 2020 Langsung Melakukan Penindakan Di Pasar Wlingi Blitar
Dinyatakan Positif Covid-19, Sembilan Anggota Satpol PP Jalani Isolasi di LEC
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.