BERITABLITAR.COM – Untuk meningkatkan kwalitas pelayanan passport di tengah kebiasaan hidup baru, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar membuat layanan jemput bola pembuatan paspor. Dengan layanan jemput bola yang dinamakan Eazy Passport ini, masyarakat bisa membuat paspor tanpa harus datang ke kantor Imigrasi. 

Pengurusan passport secara kolektif ini bisa dilaksanakan di luar kantor Imigrasi ini, petugas mendatangi lokasi pemohon dengan menggunakan mobil layanan paspor keliling dan atau mobile unit Surat Perjalanan Republik Indonesia (SPRI). Hal ini merujuk dari Surat Edaran (SE) Dirjen Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-0946 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keimigrasian Dalam Masa Tatanan Normal Baru. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar Andhika Pandu Kurniawan mengatakan, pelayanan Eazy Passport kali ini dilakukan di SMK Negeri 3 Kota Blitar. Ada sebanyak 30 orang, yaitu terdiri dari guru, pegawai, bahkan keluarganya yang mengajukan permohonan Eazy Passport.

“Hari ini kami melalukan layanan Eazy Passport di SMKN 3 Kota Blitar. Ada 30 pemohon yang kami layani. Mereka cukup antusias mengikuti program yang merupakan terobosan dalam bidang penerbitan paspor di tengah pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran selama periode kenormalan baru ini,” kata Andhika Pandu Kurniawan, Senin (10/8/2020).

Lebih lanjut Andhika Pandu menjelaskan, layanan Eazy Passport bisa diajukan secara kolektif untuk perkantoran, instansi pemerintah, komplek perumahan dan masyarakat umum. Peserta layanan Eazy Passport tersebut cukup mengajukan permohonan ke Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar dan mendaftarkan peserta secara kolektif. 

“Eazy Passport ini, dapat melayani untuk pemohon dengan lingkup sekitar lingkungan perkantoran /instansi, institusi pendidikan, komunitas/organisasi hingga kompleks perumahan /apartemen,” jelasnya.

Pandu memastikan, dalam melaksanakan tugasnya, petugas akan datang memenuhi permohonan layanan Eazy Passport dengan menjalankan protokol kesehatan. Demikian juga masyarakat yang mengajukan permohonan tersebut diminta untuk selalu mengikuti protokol kesehatan.

“Masyarakat hanya cukup kirim surat permohonan serta nama-nama pemohon. Kemudian disampaikan tanggal dan tempat yang akan disiapkan.  Nanti petugas kami akan melakukan survei  apakah di tempat tersebut sudah ada protokol kesehatan atau belum.  Bilamana protokol kurang lengkap akan kami lengkapi kemudian sesuai jadwal akan kami datangi lokasi kemudian langsung kami layani proses pembuatan paspor di tempat itu juga,  tidak perlu ke kantor imigrasi,” ujarnya.

Pandu menandaskan, layanan Eazy Passport hanya untuk jenis permohonan paspor baru dan penggantian paspor karena habis masa berlaku atau halaman penuh saja

“Untuk penggantian paspor karena hilang atau rusak dengan lama proses penyelesaian 4 hari kerja, sementara tidak bisa dilayani dengan Eazy Passport,” tandasnya.

Pandu menambahkan, saat ini animo masyarakat untuk mengajukan permohonan paspor sedang menurun. Karena ada beberapa negara yang menjadi tujuan sedang menutup diri, tidak menerima kunjungan orang asing.

“Beberapa negara sedang mengetatkan lalu lintas orang asing di wilayahnya. Sehingga animo masyarakat untuk mengajukan permohonan paspor menurun. Selain itu kebutuhan paspor juga dianggap belum terlalu urgent saat ini. Namun yang perlu diantisipasi adalah ketika nanti normal kembali layanan publik akan meningkat jika tidak ada inovasi seperti ini,” paparnya.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mencatat, penurunan permohonan passport terjadi sejak bulan Maret lalu. Kemudian pada bulan April sama sekali tidak ada pemohon dan baru meningkat lagi pada Mei sampai sekarang.

“Sebelum terjadi pandemi Covid-19, pemohon passport tiap harinya sekitar 100 hingga 150 pemohon. Sedangkan pasca diberlakukan New Normal, kuotanya menjadi 48. Namun realisasi di lapangan tiap harinya hanya sekitar 10 hingga 20 pemohon,” pungkasnya. (Fajar AT)

Polres Blitar Sosialisasikan Jatim Bermasker Gunakan Duta  Masker di Pasar Wlingi 
Anggota Komisi IV DPR RI Dapil VI Jatim dan KKP Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.