Mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiwa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kepala Desa Kolomayan, Makrus

Penulis : Zaqina Erin Setya Fazri (Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang)

BERITABLITAR.COM – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiwa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan program pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dimana anggota PMM ini adalah Habibi Yusafa, Moch. Evan, Jihan Fahira, Zaqina Erin, dan Mutiara Yunan.

Kegiatan PMM merupakan kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa UMM, baik secara perorangan ataupun berkelompok. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk memberikan suatu manfaat kepada masyarakat sesuai dengan peraturan UMM dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa.

Kordinator kelompok, Jihan Fahira mengatakan, PMM UMM yang dilaksanakan di Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ini, telah melakukan konsolidasi dengan perangkat desa. Dari pertemuan tersebut dia menyampaikan program prioritas ke depan yang akan dilaksanakan di desa tersebut.

“Edukasi kesehatan dalam menghadapi era new normal untuk mewujudkan masyarakat tanggap terhadap kesehatan ini sangat penting.” kata Jihan Fahira.

Sementara pada kesempatan ini, Kepala Desa Kolomayan, Makrus memberikan apresiasi kepada Kelompok 3 PMM UMM yang telah memberikan edukasi ke desa dan melakukan konsolidasi dengan perangkat desa.

“Saya sangat bangga kepada generasi muda yang mau memberikan edukasi ke desa dan bersinergi dengan perangkat desa. Semua yang akan kita lakukan ini adalah untuk masyarakat” tandas Makrus.

Lebih lanjut Kepala Desa Kolomayan menyampaikan, upaya penanganan dan penanggulangan Covid-19, serta mempersiapkan menuju new normal ini sangat memerlukan sinergitas dan kolaboratif dari seluruh pihak.

“Edukasi dalam mencegah wabah Covid-19 harus dilakukan secara konsisten. Rancangan kegiatan ini akan dilakukan bersama perangkat desa mulai dari sosialisasi, sterilisasi serta penyaluran bantuan masker. Mengingat pandemic covid-19 yang meresahkan,” jelas Makrus.

Berdasarkan hasil per tanggal 29 Juli 2020, data di Jawa Timur menunjukkan bahwa 20.812 orang terkonfirmasi, 12.680 orang dinyatakan sembuh, dan 1.608 orang dinyatakan meninggal dunia (sumber: www.covid19.go.id).

Mahasiswa UMM (Universitas Muhammadiyah Malang) asal Blitar yang sedang melakukan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahassiwa) Bhaktimu Negeri ini,  juga turut andil dalam edukasi pencegahan covid-19 dalam masa pandemi mulai dari tingkat anak anak sampai dengan orang tua.

Terpisah, dosen Pembimbing Lapang PMM Bhaktimu Negeri, Beti Istanti Suwandayani, M.Pd menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan positif yang dilakukan oleh mahasiswa bimbingannya yang berkolaborasi dengan perangkat Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

Lebih lanjut, Beti yang juga dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang menjelaskan, edukasi new normal dalam masyarakat ini diperlukan agar masyarakat di Desa Kolomayan dapat memperhatikan protocol kesehatan untuk beraktivitas kembali serta dapat menyesuaikan kehidupan di tengah pandemi Covid-19. (*)

Cegah Covid-19 dan Tingkatkan Imunitas, Mahasiswa UMM Produksi Handsanitizer dan Jamu Herbal
Dukung Jatim Bermasker, Polres Blitar Kota Bagikan 1000 Masker dan Beras 2 Ton Untuk Warga Sekitar Rel KA
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.