Petugas Satpol PP Kota Blitar menyita KTP warga yang tidak mentaati protokol kesehatan

BERITABLITAR.COM – Kedapatan tidak mengenakan masker di ruang publik, 50 Kartu Tanda Penduduk (KTP)  warga di Blitar disita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Blitar.

Petugas juga telah memberikan sanksi kepada puluhan orang lainnya yang melanggar protokol kesehatan. Mereka diberi pilihan sanksi penyitaan sementara KTP atau kerja sosial. Bagi warga yang tidak mau kerja social, petugas menyita sementara KTP-nya. Hal ini disampaikan, Plt Kepala Satpol PP Kota Blitar Hadi Maskun.

“Sanksi ini sudah kita berlakukan semenjak sepekan terakhir setelah Perwali nomor 47 tahun 2020 tentang Pendisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan diberlakukan. Untuk yang KTP-nya disita bisa diambil maksimal satu pekan setelah penyitaan. Rata-rata mereka yang kami beri sanksi karena tidak memakai masker di ruang publik,” kata Hadi Maskun, Minggu (26/7/2020).

Lebih lanjut Hadi Maskun menyampaikan, selain memberi sanksi kepada sejumlah warga, petugas juga memberi teguran kepada sejumlah pengelola tempat usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Mereka diberi teguran pertama dan kedua. Namun jika teguran ketiga tetap tidak menyediakan sarana protokol kesehatan, maka akan dilakukan pencabutan izin usaha.

“Setidaknya ada 9 pengelola tempat usaha yang sudah diberi teguran pertama dan kedua. Jika nanti teguran ketiga masih tetap tidak menyediakan sarana protokol kesehatan, akan kakita lakukan pencabutan izin usah,” tandasnya.

Hadi Maskun menyebut, selama sepekan menerapkan Perwali nomor 47 tahun 2020, rata-rata masyarakat sudah patuh terhadap protokol kesehatan. Paling tidak masyarakat rata-rata sudah menggunakan masker saat di ruang publik. (Fajar AT)

Setelah 3 Hari Ditutup, IGD RSUD Ngudi Waluyo Dibuka Kembali
3 Pegawainya Positif Corona BNN Blitar Tutup Sementara
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.