NY (68), kakek warga Kecamatan Talun Kabupaten Blitar pelaku pencabulan balita 4 tahun

BERITABLITAR.COM – NY (68), seorang kakek di Blitar tega mencabuli balita 4 tahun yang masih tetangganya sendiri. Meski sudah melakukan perbuatan bejat terhadap balita 4 tahun, namun kakek yang juga warga Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ini, saat diamankan di Mapolres Blitar, sama sekali tidak menunjukan rasa penyesalannya.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, perbuatan kakek NY tersebut terbongkar, setelah korban mengeluhkan sakit pada alat kelaminnya kepada orang tuanya. Kejadiannya pada bulan Juni lalu

“Korban mengeluhkan sakit di alat kelaminnya. Kemudian ayahnya mendesak agar korban bercerita dengan apa yang telah dialaminya. Akhirnya korban mengaku, kalau telah dicabuli kakek NY yang masih tetangganya sendiri,” kata AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, Rabu (8/7/2020).

Lebih lanjut Ahmad Fanani menyampaikan, kejadian ini bermula saat korban ikut ayahnya menjemur kasur di depan rumah. Saat itu korban melihat pelaku sedang memberi makan ayam sehingga korban tertarik untuk menghampiri pelaku.

Melihat kesempatan tersebut, saat ayah korban sudah tidak berada di depan rumah, pelaku mengajak korban masuk ke dalam rumahnya.  Pelaku kemudian membujuk korban dengan memberi iming-iming minuman sari buah. Selanjutnya pelaku melakukan aksinya mencabuli korban.

“Saat itu, korban sedang membantu ayahnya menjemur kasur. Setelah ayah korban kembali masuk ke rumah pelaku ini mengajak korban masuk ke dalam rumahnya, dan kemudian mencabuli korban,” jelasnya.

Ahmad Fanani menambahkan, mengetahui anaknya jadi korban kekerasan seksual, ayah korban kemudian memanggil pelaku untuk menceritakan kronologis kejadian. Pelaku kemudian di bawa ke kantor desa setempat.

“Karena tidak menemukan solusi, orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polres Blitar,” jelasnya.

Petugas berhasil mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 potong kaos dalam warna putih, 1 potong celana dalam warna putih, 1 bungkus minuman sachet, 1 potong baju kaos berkerah lengan pendek warna putih, 1 potong celana kolor pendek warna abu – abu dan hasil visum et repertum terhadap korban.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 82 undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling sedikit 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” pungkas Kapolres Blitar.

Sementara NY, pelaku mengaku tergoda dengan kulit putih korban, sehingga tega mencabuli korban. Di depan petugas, kakek yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini, mengaku sudah empat tahun pisah ranjang dengan istrinya. Sehingga dia nekat melakukan aksi pencabulan.

“Saya sudah empat tahun tidak dijatah istri karena pisah ranjang. Saya tergoda karena kulitnya putih,” ujarnya. (Fajar AT)

Setelah Tiga Warganya Positif Corona, Pemkot Blitar Karantina Mandiri Satu Kelurahan
Kapolres Blitar Kota Pantau Langsung Penyaluran BST
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.