Bupati Blitar bersama Kapolres Blitar dan Dandim 0808 Blitar melaunching Ponpes Tangguh Semeru di Ponpes Al Iflah Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar

BERITABLITAR.COM  – Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, Forkopimda Kabupaten Blitar bersama seluruh lapisan masyarakat harus kompak dan menyamakan pemikiran agar permasalahan bisa diatasi bersama. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Blitar, bersama Polres Blitar dan Kodim 0808 Blitar terus berupaya untuk mencegah penularan Covid-19.

Salah satunya, Bupati Blitar bersama Kapolres Blitar dan Dandim 0808 melaunching Ponpes Tangguh Semeru di Ponpes Al Iflah Desa Ploso Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, Senin (29/6/2020).  Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) dan sembako secara simbolis dari Polres Blitar kepada perwakilan Ponpes Al Iflah. Kemudian dilanjutkan sholat Ashar berjamaah di masjid Al Iflah.

Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, semau harus kompak dan menyamakan pemikiran agar permasalahan bisa diatasi bersama.  Saat ini banyak kegiatan-kegiatan positif yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda dan mengikuti budaya Barat.

“Kami dari Forkopimda menggalakkan pesantren tangguh ini agar dalam kegiatan belajar mengajar di ponpes bisa berjalan dengan aman, lancar dan bebas penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Dan disiplin merupakan vaksin terbaik untuk mencegah penularan covid-19,” kata Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut Fanani menyampaikan, Ponpes Tangguh Semeru ini dibentuk atas prakarsa dari Polda Jatim, yang didukung Pangdam Brawijaya dan Gebernur Jatim. Untuk itu dalam menghadapai virus Corona atau Covid-19 ini, tidak hanya tanggung jawab pemerintah, TNI dan Polri. Namun tentunya  juga tidak lepas dari peran serta masyarakat secara keseluruhan.

“Ini harus didukung oleh semua elemen masyarakat, termasuk prakarsa pembentukan kampung tangguh semeru, ponpes tangguh semeru, stasiun tangguh semeru, industri tangguh semeru, pasar tangguh semeru,” tandasnya.

Sementara Bupati Blitar, Rijanto usai melaunching Ponpes Tangguh Semeru mengatakan, dengan adanya launching Ponpes Tangguh Semeru ini, diharapkan ponpes siap dalam mencegah dan menghadapi penularan Covid-19 di area ponpes.

“Kita harus kompak dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19 di lingkungan ponpes Al Iflah ini. Setelah kami mengecek kesiapan pesantren tangguh tadi, untuk ponpes Al Iflah sarana dan prasarana yang sudah disiapkan sudah cukup baik,” kata Rijanto.

Bupati Blitar menambahkan, dengan dibentuknya pembentukan kampung tangguh semeru, ponpes tangguh semeru, stasiun tangguh semeru, industri tangguh semeru, pasar tangguh semeru tersebut, biar semua lapisan masyrakat kondisinya siap dalam menghadapi situasi situasi pandemi virus Corona atau Covid-19.

“Jadi pemerintah tetap hadir, tetapi peran masyarakat yang harus dikedepankan. Dan ini harus ditingkatkan karena virus Corona ini kapan selesainya, kita semua tidak tau, dan obatnyapun belum ada. Sehingga inilah peranan masyarakat dengan dibentuknya kampung  tangguh, pondok tangguh, sekolahan tangguh, pasar tangguh, stasiun tangguh sangat dibutuhkan,” pungkas Bupati Blitar. (Fajar AT)

DPRD Dapati Dugaan Permainan PPDB di Kota Blitar Dengan Akal-akalan SKD
Datangi Polres Blitar, DPC PDIP Kabupaten Blitar Minta Polisi Usut Kasus Pembakaran Bendera
ads by Google

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.